Google Siapkan Chip AI Frozen v2 Khusus Gemini, Diklaim Bisa 10 Kali Lebih Hemat Daya

Author
Irham
Reading time:
July 23, 2026

Semakin pintar AI, semakin besar pula kebutuhan daya komputasinya. Karena itu, Google dikabarkan sedang mengembangkan chip AI baru yang dibuat khusus untuk Gemini dan diklaim mampu bekerja enam hingga sepuluh kali lebih efisien dibanding chip AI yang digunakan Google saat ini.

Menurut laporan The Information, chip tersebut memiliki nama kode Frozen v2. Jika target pengembangannya berjalan sesuai rencana, chip ini bisa mulai digunakan pada 2028.

Google Chip Gemini AI Frozen V2

Perbedaan Chip AI Frozen v2 Google dengan Tensor Processing Unit

Saat ini Google mengandalkan Tensor Processing Unit (TPU), yaitu prosesor AI buatannya sendiri yang dirancang untuk melatih dan menjalankan berbagai model kecerdasan buatan. Karena TPU harus bisa menangani banyak model sekaligus, chip tersebut tetap membutuhkan banyak proses penyesuaian setiap kali menerima permintaan dari pengguna.

Nah, Frozen v2 mengambil pendekatan yang berbeda. Google disebut akan menanamkan sebagian arsitektur Gemini langsung ke dalam silikon, sehingga chip tidak lagi harus memproses langkah-langkah yang sama setiap kali AI memberikan jawaban.

Baca Juga: RAM 8 GB Ternyata Masih Kurang untuk Windows 11? • Jagat Review

Dengan cara itu, jumlah perpindahan data di dalam chip dapat dikurangi dan waktu respons AI menjadi lebih singkat. Efisiensi dayanya juga diperkirakan meningkat drastis hingga enam sampai sepuluh kali lipat dibanding TPU generasi terbaru.

Laporan tersebut menyebut proyek ini juga didorong oleh tingginya kebutuhan komputasi AI di Google. Bahkan, Google Cloud dikabarkan pernah menolak sejumlah kerja sama dengan pelanggan karena kapasitas komputasi AI yang tersedia tidak mencukupi.

Chip Frozen Versi Awal Belum Diimplementasi

Sebenarnya Google pernah memiliki konsep yang lebih ekstrem melalui proyek Frozen generasi pertama. Saat itu perusahaan ingin menanamkan langsung weights atau parameter Gemini ke dalam chip, tetapi ide tersebut dibatalkan karena setiap pembaruan model akan membuat chip menjadi usang.

Pada Frozen v2, Google hanya mengunci arsitektur dasar model, sementara weights tetap dapat diperbarui lewat software. Pendekatan ini membuat chip masih bisa mengikuti perkembangan Gemini selama arsitektur utamanya tidak berubah.

Frozen v2 juga tidak disiapkan sebagai pengganti TPU. Google disebut tetap akan mengembangkan lini TPU untuk kebutuhan pelatihan maupun inferensi AI, sedangkan Frozen v2 diposisikan sebagai eksperimen menuju chip AI yang jauh lebih spesifik dan efisien.

Hingga kini Google belum mengonfirmasi keberadaan proyek tersebut. Perusahaan hanya menyatakan bahwa tidak semua proyek riset akan berakhir menjadi produk komersial, meski eksplorasi teknologi baru merupakan bagian dari strategi pengembangan AI mereka.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…

Gaming

October 25, 2026 - 0

8BitDo Ultimate 3E Resmi Rilis Dengan TMR dan Tombol Modular untuk Xbox

8BitDo rilis controller kelas premium Ultimate 3E di Eropa, dengan…
October 25, 2026 - 0

Petisi #SaveMassEffect Dapat Dukungan Besar Guna Selamatkan Franchise

Petisi #SaveMassEffect berhasil mengumpulkan puluhan ribu tanda tangan setelah BioWare…
October 25, 2026 - 0

Philips Evnia 36M4C5500P Bawa Ultrawide 36 Inci & Refresh Rate 260Hz

Philips Evnia 36M4C5500P tampilkan monitor gaming dengan layar ultrawide 36…
October 25, 2026 - 0

CORSAIR Rilis Lini Periferal Cyberpunk 2077 & Edgerunners 2

CORSAIR dan CD PROJEKT RED luncurkan koleksi periferal Arasaka White…