Meta Sulap RAM DDR4 Bekas Buat Server AI, Pangkas Kebutuhan Server hingga 25%

Author
Irham
Reading time:
July 5, 2026

Meta menemukan cara yang cukup unik untuk menekan biaya infrastruktur AI. Mereka tidak membeli memori baru, melainkan memanfaatkan kembali RAM DDR4 dari server yang sudah dipensiunkan dan memasangnya di server AI generasi terbaru yang sebenarnya hanya mendukung DDR5.

meta server AI RAM DDR4 Bekas

Strategi ini diperkenalkan dalam ajang ISCA 2026 melalui sebuah sistem bernama MemServer. Kuncinya terletak pada ASIC CXL buatan Meta yang diberi nama Vistara, yang berfungsi sebagai jembatan agar RAM DDR4 lama tetap bisa digunakan bersama platform DDR5 modern.

Teknologi Meta Gabungkan Dua Generasi, DDR4 dan DDR5

Biasanya, menggabungkan dua generasi memori seperti DDR4 dan DDR5 bukan perkara mudah. Selain masalah kompatibilitas, performanya juga berpotensi turun akibat latensi yang lebih tinggi. Namun Meta mengklaim Vistara mampu mengatasi kendala tersebut sehingga dampaknya terhadap performa tetap minimal.

Hasilnya pun cukup signifikan. Meta menyebut solusi ini dapat mengurangi jumlah server AI inference yang dibutuhkan hingga 25%. Di saat yang sama, beban akibat restart pekerjaan AI serta fragmentasi memori juga berkurang sekitar 33%, sehingga pemanfaatan sumber daya menjadi lebih efisien.

Untuk menjalankan sistem tersebut, MemServer menggunakan prosesor AMD EPYC Turin dengan konfigurasi 158 core dan 316 thread. Meski platform Turin secara resmi hanya mendukung DDR5, Vistara memungkinkan modul DDR4 lawas tetap dapat dimanfaatkan. Setiap MemServer dibekali total memori sebesar 1 TB, yang terdiri dari 768 GB DDR5-6400 sebagai memori utama dan 256 GB DDR4-2400 yang terhubung melalui antarmuka CXL.

Baca Juga: Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15 • Jagat Review

Sistem operasi menempatkan data yang sering diakses di DDR5 yang lebih cepat. Sementara data yang jarang digunakan dipindahkan ke DDR4. Dengan cara ini, kapasitas memori bertambah tanpa harus mengorbankan performa secara signifikan.

Agar solusi tersebut berjalan mulus, Meta turut memodifikasi driver CXL pada Linux. Perusahaan mengatakan sebagian besar perubahan yang dibuat sudah masuk atau sedang dalam proses untuk diintegrasikan ke kernel Linux utama.

Meta Bukan Satu-satunya

Meta ternyata bukan satu-satunya perusahaan yang mengeksplorasi konsep ini. Perusahaan semikonduktor fabless asal Korea Selatan, Panmnesia, juga memamerkan controller CXL dan CXL fabric switch buatannya di ISCA 2026. Produk tersebut ditujukan untuk membantu hyperscaler mengurangi biaya perangkat keras, dan perusahaan menargetkan komersialisasinya dalam waktu dekat.

Dengan harga memori yang terus meningkat dan kebutuhan AI yang semakin besar, memanfaatkan kembali RAM DDR4 yang masih layak pakai bisa menjadi solusi menarik. Daripada langsung menjadi limbah elektronik, memori lama kini justru mendapat “kehidupan kedua” untuk menopang beban kerja AI modern.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 17, 2026 - 0

Microsoft Umumkan Xbox Labs, Berfokus Pada Eksperimen AI di Game

Microsoft membentuk inisiatif Xbox Labs untuk mengeksplorasi AI guna modifikasi…
October 16, 2026 - 0

Valve Dikabarkan Siapkan Panel OLED Untuk Steam Frame VR

Valve dikabarkan tengah mengembangkan panel OLED untuk Steam Frame dengan…
October 16, 2026 - 0

ASUS ROG Xbox Ally X20 Resmi Masuk Indonesia

ASUS ROG Xbox Ally X20 resmi hadir di Indonesia dengan…
October 16, 2026 - 0

Sony Rayakan Ultah Ke-30 Gran Turismo Dengan DualSense Limited Edition

Sony mengumumkan DualSense Gran Turismo Limited Edition guna menyambut datangnya…