Inovasi-Inovasi Baru Huawei di Perangkat Produktivitas (Laptop dan Tablet)

Author
Irham
Reading time:
September 28, 2026

Dalam kunjungan kami ke markas Huawei pekan lalu, Huawei juga memaparkan tentang beberapa inovasi mereka yang terbaru pada perangkat produktivitas, termasuk diantaranya laptop dan tablet. Huawei membawa cukup banyak perubahan ke lini MateBook dan MatePad terbaru.

Pengembangannya mencakup material bodi, susunan komponen internal, sistem pendinginan, teknologi layar, sampai pemanfaatan AI untuk membantu pekerjaan. Meskipun beberapa inovasi ini justru ada di bagian yang tidak langsung terlihat dari luar.

Huawei Matebook dan Matepad 4

MateBook Pro S terbaru punya bobot hanya 798 gram, menjadikannya salah satu laptop dengan bobot paling ringan saat ini. Huawei menggunakan magnesium-lithium alloy pada bodinya untuk menekan bobot hingga 25 persen dibanding penggunaan material konvensional. Permukaannya kemudian dilindungi dengan vacuum sputter coating.

Di bagian internal, Huawei menggunakan embedded mainboard packaging untuk membuat susunan komponen lebih padat. Ketebalan susunan motherboard bisa ditekan hingga 22 persen, sehingga ruang yang tersedia di dalam bodi bisa dimanfaatkan untuk komponen lain seperti baterai dan sistem pendinginan.

Huawei juga merancang ulang sistem pendingin dengan vapor chamber dua lapis, material thermal liquid metal, serta struktur kapiler yang baru. Menurut Huawei, efisiensi pendinginannya meningkat hingga 80 persen, sementara kemampuan pendinginan secara keseluruhan meningkat hingga 30 persen.

Baca Juga: Epson Rilis Jajaran Proyektor 4K Home Cinema Terbarunya

Lalu berikutnya ada MatePad Pro Max hadir dengan bodi setipis sekitar 4,7 mm dan bobot mulai 499 gram. Huawei menggunakan konstruksi full-metal unibody dengan Cloud Falcon Architecture untuk menjaga struktur perangkat tetap kuat meski dimensinya sangat tipis.

Pada struktur intenalnya, Huawei menggunakan konstruksi mortise and tenon yang terinspirasi dari teknik sambungan kayu tradisional China. Struktur ini dirancang supaya bagian-bagian perangkat saling mengunci dan membentuk konstruksi yang lebih kokoh.

Teknologi layar PaperMatte juga selalu tak terlewatkan. MatePad Pro 12.2 membawa teknologi Tandem OLED yang menggunakan dua lapisan OLED untuk meningkatkan tingkat kecerahan sekaligus efisiensi panel.

Layarnya punya resolusi 2800 x 1840 piksel dan refresh rate hingga 144Hz. Untuk varian PaperMatte, tingkat kecerahan puncaknya bisa mencapai 2000 nits. Teknologi PaperMatte di sini juga mendapat manfaat dari proses nano-level etching untuk mengurangi pantulan dan efek sparkle tanpa mengorbankan detail gambar.

Huawei Matebook dan Matepad (3)

Huawei juga terus mengeksplorasi format laptop dengan MateBook Fold 18. Sesuai namanya, perangkat ini menggunakan layar lipat berukuran 18 inci ketika dibuka.

Tantangan utama pada perangkat seperti ini ada pada bagaimana membuat layar tetap fleksibel sekaligus cukup tahan untuk penggunaan sehari-hari. Huawei menggunakan Ultra Thin Glass atau UTG sebagai bagian dari solusi untuk menjaga fleksibilitas sekaligus ketahanan panel.

Peningkatan di Software: Huawei Notes dan WPS Office

Inovasi Huawei di MatePad juga masuk ke software. Huawei Notes kini memanfaatkan AI untuk membantu pekerjaan yang dilakukan menggunakan stylus.

Fitur AI Handwriting Enhancement bisa merapikan tulisan tangan supaya lebih mudah dibaca. Ada juga transkripsi suara secara real-time yang bisa membedakan pembicara, sehingga percakapan atau diskusi lebih mudah dicatat.

Untuk kebutuhan akademis, Gauss AI bisa memahami soal matematika yang ditulis menggunakan stylus, kemudian memberikan penjelasan langkah demi langkah.

AI juga masuk ke WPS Office yang digunakan di perangkat MateBook dan MatePad. Pengguna bisa memanfaatkannya untuk membantu membuat draft, menyusun presentasi, sampai menganalisis data pada spreadsheet.

Jadi, pemanfaatan AI di sini tidak berdiri sebagai fitur terpisah, tetapi ditempatkan langsung di aplikasi yang memang dipakai untuk bekerja dan belajar.

Kalau dilihat dari perangkat-perangkat tersebut, Huawei memang melakukan pengembangan di banyak bagian sekaligus. Dari material dan struktur bodi, susunan motherboard, pendinginan, layar, konektivitas, sampai software berbasis AI.

Hasil yang terlihat pengguna memang berupa laptop dan tablet yang semakin tipis, ringan, dan punya lebih banyak kemampuan. Namun di balik bentuk tersebut, Huawei justru harus membuat teknologi internalnya semakin kompleks.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…
September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…

Gaming

September 28, 2026 - 0

ASUS ROG Xbox Ally X20 OLED Umumkan Tanggal Rilis & Harga Resminya

ASUS akhirnya umumkan secara resmi harga dan tanggal rilis untuk…
September 28, 2026 - 0

Meta Hadirkan Tools Berbasis AI Untuk Bangun Game Dari Text Prompts

Meta luncurkan Horizon Create dan Studio, tools AI yang bantu…
September 28, 2026 - 0

Petit Planet Perlihatkan Spesifikasi Recommended Untuk Final CBT

Menjelang dimulainya Final CBT untuk Petit Planet, HoYoverse mulai bagikan…
September 28, 2026 - 0

WiCi Berikan Solusi Gaming High-End via External GPU Nirkabel

WiCi One menghadirkan eGPU RTX 5060 Ti dan RTX 5090…