NVIDIA dan MediaTek Perpanjang Kerjasama, Fokuskan Pengembangan Infrastruktur AI, RTX Spark, hingga Chip DGX Spark PC
NVIDIA baru saja umumkan penguatan kolaborasi jangka panjang dengan MediaTek. Kolaborasi ini ditujukkan untuk penguatan pengembangan platform komputasi AI next-gen, yang mencakup infrastruktur, AI Computing, hingga otomotif.

Sebagai bagian dari kolaborasi jangka panjang, NVIDIA telah menginvestasikan USD 3.5 miliar ke MediaTek untuk terus mengembangkan teknologi canggih di bidang infrastruktur AI, local AI computing, dan otomotif. Kerjasama ini bakal menggabungkan platform komputasi akselerasi, AI, grafis, dan perangkat lunak Nvidia, dengan desain SoC MediaTek yang dinilai memiliki performa tinggi dengan efisiensi daya unggul.
Tiga Poin Penting Kolaborasi Jangka Panjang NVIDIA dan MediaTek
Ada tiga fokus yang jadi poin penting kerja sama antara NVIDIA dan MediaTek. Pertama adalah infrastruktur AI, dengan mengandalkan NVLink Fusion yang memungkinkan pengguna mengembangkan infrastruktur AI khusus yang dirancang untuk terintegrasi dengan rack-scale system NVIDIA
Kedua adalah pengembangan AI computing. Kedua perusahaan bakal melanjutkan pengembangan RTX Spark dan DGX Spark PC chip, dengan mengintegrasikan SoC MediaTek dengan GPU Nvidia. Chip ini bakal difungsikan untuk banyak hal, mulai dari consumer PC, supercomputer AI developer, hingga workstation kelas enterprise.
Baca juga: Seberapa Penting Ganti Thermal Paste GPU?
Ketiga adalah kerjasama di bidang otomotif. Keduanya bakal melanjutkan pengembangan platform untuk kendaraan berbasis AI serta software di era physical AI.
Sejak beberapa tahun kebelakang, Keduanya telah berkolaborasi untuk komputasi AI local seperti GB10 Grace Blackwell Superchip yang dipakai di RTX Spark. SoC itu menggabungkan GPU Blackwell dengan CPU Grace yang dihubungkan melalui NVLink C2C untuk hardikan kemampuan AI bertenaga.
Dengan kabar kerjasama jangka panjang ini, kedua perusahaan telah berkomitmen untuk memproduksi beberapa generasi chip mendatang. Selain itu, mereka bakal mengintegrasi kemampuan teknologi yang dimiliki untuk edge computing.














