Apa Itu AI Agent? Ini Penjelasannya
Apa itu AI agent? Pertanyaan tersebut kerap muncul belakangan ini mengingat ada berbagai layanan AI agent baru yang diluncurkan. Meta dan OpenAI, contohnya. Masing-masing perusahaan memperkenalkan Muse dan Dots.
Pada awalnya, AI banyak digunakan untuk menjawab pertanyaan atau pencarian informasi. Nah, AI agent sekarang bisa melakukan lebih dari sekadar memberikan jawaban. AI agent bisa menjalankan beberapa langkah untuk menyelesaikan tugas.
Contoh sederhananya, AI macam ini bukan hanya bisa memberikan informasi soal tiket penerbangan di hari tertentu saja, tetapi mencari dan membandingkan tiket.
Apa Itu AI Agent?

AI agent adalah sistem Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence yang bisa menerima perintah dari pengguna lalu menjalankan tugas untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan kata lain, AI agent merupakan sistem perangkat lunak yang dapat mengeksekusi tugas secara mandiri untuk mencapai tujuan tertentu.
Agent bahkan bisa menentukan sendiri langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh kalian. Tidak berhenti sampai di situ, agent juga bisa memanfaatkan tools yang tersedia asalkan diizinkan oleh pengguna.
Sederhananya, chatbot pada dasarnya berfokus memberikan respons terhadap pertanyaan pengguna. Sementara AI agent dirancang untuk menjalankan tugas atau mencapai tujuan yang diberikan pengguna.
Apa yang Bisa Dilakukan AI Agent?

AI agent bisa digunakan untuk berbagai tugas, tergantung kemampuan dan tools yang diberikan kepadanya. Misalnya, AI agent dapat:
- Mencari dan membandingkan informasi, seperti mencari tiket penerbangan atau membandingkan harga produk.
- Membuat rencana, misalnya menyusun itinerary perjalanan berdasarkan tujuan dan waktu yang diberikan pengguna.
- Mengolah data, seperti membaca dokumen, menganalisis data, lalu membuat rangkuman atau laporan.
- Menjalankan tugas digital, misalnya mengisi formulir atau menggunakan aplikasi dan layanan tertentu jika memiliki akses yang diperlukan.
- Menjalankan beberapa tugas sekaligus, dengan menentukan langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang diberikan pengguna.
Kemampuan tersebut tentu bergantung pada akses dan tools yang diberikan kepada AI agent. Agent tidak serta-merta bisa melakukan semua hal tanpa izin atau akses yang sesuai.
Baca Juga: Kenapa AI Bisa Menjawab Semua Pertanyaan? Ini Penjelasannya
Bagaimana AI Agent Bekerja?

Sebenarnya cara kerja AI agent cukup sederhana. AI ini dapat menerima perintah, kemudian menjalankan beberapa langkah yang dibutuhkan, kemudian memberikan hasil.
Sebagai contoh, sebuah agent diminta untuk mencari tiket termurah ke Singapura. Agent kemudian dapat mencari tiket dan membandingkan harga dari berbagai maskapai penerbangan. Kalau punya akses yang sesuai, agent juga bisa melakukan tindakan seperti mengisi formulir atau melakukan booking dengan izin pengguna.
OpenAI sendiri menjelaskan AI agent sebagai sistem yang dapat menjalankan tugas secara mandiri dengan bantuan berbagai tools.
Agar bisa bekerja, AI agent setidaknya harus memiliki tiga komponen utama. Pertama adalah persepsi, yakni kemampuan untuk mengumpulkan data atau informasi dari lingkungan atau berdasarkan input dari pengguna.
Kedua, agent harus memiliki kemampuan penalaran atau reasoning. Analisis data, pemecahan masalah, hingga pembuatan rencana kerja dijalankan melalui kemampuan penalaran ini.
Yang terakhir adalah kemampuan aksi. AI agent dapat mengambil tindakan menggunakan berbagai tools atau layanan digital, misalnya melalui API. AI agent biasanya menjalankan ketiga kemampuan tersebut untuk bekerja.
Apa Bedanya AI Agent dengan Chatbot?

Untuk mengetahui jawabannya, silakan simak tabel di bawah ini:
| Chatbot | AI Agent | |
| Fokus | Menjawab pertanyaan | Menyelesaikan tugas |
| Proses | Memberikan respons | Menjalankan beberapa langkah |
| Tools | Bisa terbatas | Bisa menggunakan tools |
| Contoh | “Berapa harga tiket ke Singapura?” | “Carikan tiket termurah ke Singapura.” |
Meski begitu, batas antara chatbot dan AI agent sekarang semakin kabur. Chatbot modern juga bisa memiliki akses ke tools dan menjalankan tugas tertentu.
Baca Juga: Apakah AI Itu Akurat? Ini Penjelasannya
Kesimpulan
AI agent merupakan sistem AI yang tidak hanya memberikan jawaban, tetapi juga dapat menjalankan beberapa langkah untuk menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan tertentu.
Dengan kemampuan reasoning dan akses ke berbagai tools, AI agent dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mencari informasi, mengolah data, membuat rencana, hingga menjalankan tugas digital.
Meski begitu, kemampuan AI agent tetap bergantung pada akses dan tools yang diberikan. Jadi, AI agent bukan berarti AI yang bisa melakukan segala sesuatu secara otomatis tanpa batas.
















