ASUS ROG Bulwark Dock DG310, Sulap Handheld Gaming Jadi PC Desktop
ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi memperkenalkan ROG Bulwark Dock DG310, docking station terbaru yang dirancang untuk handheld gaming ROG Xbox Ally Series. Perangkat ini memungkinkan pengguna menghubungkan handheld ke monitor atau TV, sekaligus menggunakan berbagai periferal tambahan. Dengan begitu, pengguna bisa menikmati game di layar yang lebih besar atau menggunakan handheld dengan setup layaknya PC desktop.
Antarmuka ROG Bulwark Dock DG310
Perangkat ini hadir dengan konektivitas 6-in-1 yang mencakup satu port HDMI 2.1, tiga port USB-A 3.2 Gen 1, serta satu port Gigabit Ethernet. Port HDMI 2.1 tersebut mendukung output gambar hingga resolusi 4K 144Hz atau 8K 30Hz. ASUS juga menyertakan dukungan Variable Refresh Rate (VRR), Auto Low Latency Mode (ALLM), dan HDR untuk penggunaan dengan layar yang kompatibel.
Selain menyediakan konektivitas tambahan, docking station ini juga mendukung pengisian daya melalui USB-C Power Delivery hingga 80W. Dengan fitur tersebut, pengguna bisa tetap mengisi daya handheld ketika bermain menggunakan monitor eksternal. Namun, pengguna perlu menyiapkan adaptor USB-C PD berdaya 100W secara terpisah untuk mendapatkan output daya maksimal.
Menariknya, ASUS turut menghadirkan fitur one-touch Bluetooth pairing yang memudahkan pengguna menghubungkan aksesori nirkabel, seperti controller, keyboard, atau headset. Docking station ini juga dilengkapi dudukan terintegrasi yang dirancang agar tidak menghalangi ventilasi handheld. Sementara itu, ASUS menyematkan kabel USB-C sepanjang 60 cm dengan konektor 90 derajat serta pencahayaan RGB yang memiliki empat mode.
Baca Juga: Layar OLED Hingga Transforming D-Pad, Ini Berbagai Peningkatan Yang Dibawa ROG Xbox Ally X20!
Meski dirancang untuk ROG Xbox Ally Series, DG310 juga kompatibel dengan perangkat lain yang mendukung USB-C DisplayPort Alt Mode dan USB Power Delivery. ASUS belum mengumumkan harga maupun jadwal ketersediaan perangkat ini di Indonesia. Kalau menurut kalian gimana, apakah docking station seperti ini bisa bikin handheld gaming lebih menarik untuk dimiliki?



















