Intel Razor Lake-AX Disebut Bawa Kemampuan AI Hingga 700 TOPS!
Intel Razor Lake-AX yang ditargetkan meluncur pada 2028 tampaknya bakal membawa performa AI yang sangat menjanjikan. Platform ini disebut mampu menghasilkan komputasi AI total hingga 700 TOPS, hampir empat kali lipat kemampuan total 180 TOPS pada Panther Lake. SoC tersebut dirancang untuk menangani kebutuhan komputasi berat, termasuk AI dan robotika.
iGPU Hingga 32 Core Xe3
Informasi ini disampaikan oleh Senior Vice President Intel, Cho Min-sung, dalam acara Semiconductors Powering Humanoids di Korea Selatan. Razor Lake-AX sendiri kabarnya akan menggunakan GPU terintegrasi berbasis arsitektur Xe3 dengan dua konfigurasi, yakni 16 core dan 32 core. Varian tertingginya berpotensi digadang-gadang bakal menawarkan performa grafis hampir tiga kali lipat Intel Arc B390.
Untuk mencapai kemampuan tersebut, Razor Lake-AX diperkirakan menggunakan desain chip berukuran besar dengan GPU seluas sekitar 162,84 mm². Intel juga disebut akan kembali menggunakan memori LPDDR5X atau LPDDR6 yang terintegrasi dalam satu paket dengan prosesor. Hal ini dapat membantu meningkatkan bandwidth memori sekaligus mendukung kebutuhan komputasi AI yang intensif.
Sebagai informasi, Razor Lake diposisikan sebagai penerus Nova Lake dalam roadmap prosesor konsumen Intel. Namun, varian dengan suffix “AX” ini memiliki fokus berbeda karena dirancang untuk komputasi berperforma tinggi terutama AI, bukan sekadar prosesor desktop atau laptop biasa. Intel sebelumnya sempat mempertimbangkan seri tersebut untuk Nova Lake yang rilis 2027 nanti, tetapi rencana tersebut kabarnya mundur ke 2028.
Baca Juga: ASUS Debut VGA Intel Arc Pro, Bawa VRAM 32 GB untuk Kebutuhan AI • Jagat Review
Menariknya, Intel kemungkinan akan menggunakan teknologi packaging seperti EMIB dan Foveros 3D. Prosesor ini juga disebut bakal memakai paket BGA-4326 dengan 4.326 pin, mirip lini prosesor server Xeon. Namun, perlu dicatat bahwa seluruh informasi tersebut masih berupa laporan awal ya. Menarik untuk ditunggu, apakah performa AI-nya bakal sesuai yang dijanjikan?










