Review Canon EOS R6 V: Kamera Termurah untuk Kelas Kemampuannya!

Reading time:
October 1, 2026
Canon EOS R6 V 1

Ini harusnya adalah kamera yang dicari banyak orang yang berurusan dengan perekaman video. Butuh kualitas rekaman kelas atas? Bingung mau rekam vertikal atau horizontal? Kamera Full Frame ini bisa rekam video 7K Open Gate RAW 3:2.

Takut hasilnya gempa parah? Dia punya IBIS built in. Takut kamera jadi panas? Ada kipas internalnya. Kalau urusan Log doang sih udah pasti ada yaaa.. Tentunya, harganya tidak bisa 10-20 juta ya. Tapi untuk kemampuan spesifiknya, ini adalah opsi kamera termurah lho..

Canon EOS R6 V

Kenapa bisa begitu? Mari kita bahas saja langsung, Canon EOS R6V ini.

Canon EOS R6V. Ini adalah kamera bersensor Full Frame yang dirancang untuk perekaman video kelas profesional, tapi harga dan fiturnya lebih bersahabat. Pahami dulu bahwa banyak yang tertarik ingin memiliki kamera dengan kualitas gambar seperti kamera Cinema, contohnya seperti C50. Tapi, maunya harganya lebih murah dan butuh IBIS supaya ga goyang-goyang kalau diajak vlogging.

Canon EOS R6 V 5

Target kamera ini harusnya: Konten Kreator yang serius, Videografer profesional (baik yang pemula maupun yang sudah berpengalaman), solo filmmaker, dan para agensi yang terkait konten. Tapi karena kemampuannya, harusnya dia jadi idaman semua orang yang berkecimpung di dunia videografi ya. Kualitas Cinema dengan harga terjangkau kan. Bahkan sensornya pun sama dengan kamera seri Cinema dari Canon lho.

Canon EOS R6 V 7

Kali ini kita akan membahas R6V dari sudut pandang kreator. Sebagai catatan, kami sudah pakai EOS R8 yang juga full frame sensor. Jadi, harusnya kita bisa membahas upgrade yang terasa dengan beralih ke kamera yang dirancang untuk kebutuhan videografi profesional ini. Mari kita mulai pembahasan ini dari paket penjualan dan fiturnya.

Paket Penjualan

Canon EOS R6 V 8
  • Bodi kamera EOS R6 V
  • Baterai LP-E6P, ini baterai dengan kapasitas lebih besar dari LP-E17 yang digunakan Canon untuk berbagai kamera mereka.
  • Charger baterai LC-E6E
  • Camera strap
  • Body Cap
  • Penutup untuk Shoe
Canon EOS R6 V 9 Canon EOS R6 V 10

Kamera ini punya bodi yang cukup besar dengan warna dasar hitam.  Dimensi bodinya sekitar 141.8 × 83.3 × 79.7 mm. Bobotnya di kisaran 720 gram dalam keadaan baterai, SD Card, dan strap terpasang. Jadi, ini memang kamera yang terasa besar dan berat, tapi masih terbilang wajar untuk kamera mirrorless full frame.

Desain Canon EOS R6 V

Canon EOS R6 V 11

Sekarang, kita coba lihat ada apa saja di bodi kamera ini. 

Di sisi kanan ada penutup untuk slot memory card.  Saat penutup ini dibuka, terlihat ada dua slot di sini, satu untuk CFexpress Type B dan satu lagi untuk SD Card. Kapasitas storage bisa sampai 8 TB. Menariknya, di sisi kanan ini ada juga lubang mounting tripod. Jadi, kamera ini bisa dipasang di tripod dalam posisi vertikal seperti ini. Bisa mempermudah kita kalau mau shooting video vertikal.

Canon EOS R6 V 13

Lanjut, untuk sisi atas, kita mulai dari area kiri. Ada switch untuk mode Photo atau Video. Ada focal plane marker dan dua microphone di depan switch tersebut. Sedikit ke belakang, ada tombol dengan label angka “7”. Nanti kita coba lihat apa maksud dari label angka tersebut. Lalu, ada juga tombol Menu yang tentunya digunakan untuk membuka menu pengaturan utama dari kamera ini.

Canon EOS R6 V 13 Canon EOS R6 V 14

Geser sedikit ke kanan, ada “Multi Function Shoe” dengan konektor khusus di pangkal dalamnya. Ini tentunya bisa untuk memasang aksesoris khusus dari Canon. Seperti kebanyakan kamera baru dari Canon, “Shoe” ini tidak punya konektor klasik. Jadi, ini tidak kompatibel dengan perangkat seperti flash third party. Harus pakai adaptor tambahan. Tapi, kalau mau dipakai sekadar sebagai dudukan untuk mic tambahan atau beberapa perlengkapan tambahan lain, bisa saja karena ukurannya sama dengan “Hot Shoe” pada umumnya.

Canon EOS R6 V 15 Canon EOS R6 V 16

Terlihat juga, di bagian atas ini, tidak ada built in flash ya. Geser ke kanan lagi, ada satu lubang speaker. Lalu, ada tombol dengan label “6”.  Lanjut lagi, ada dial untuk pemilihan Shooting Mode. Nah, mode yang tersedia ada: M, Av, Tv, P, Fv (Flexible Priority AE), Scene Intelligent Auto, Movie Close Up, Special Scene, S&F (Slow/Fast Motion Movie), dan ada juga 3 preset Custom.

Canon EOS R6 V 17

Lalu, di dekat dial Shooting Mode, ada juga tombol dengan label “5”. Lalu, ada Quick Control Dial 2 dan Switch Power On/Off. Maju agak ke depan, ada Main Dial, tombol dengan label “4”, serta tombol Shutter yang juga berfungsi sebagai tombol untuk Movie Record. Nah, di bagian depan Shutter, ada juga slider untuk fungsi Power Zoom. Jadi, ini bisa kita gunakan untuk mengatur zoom lensa yang mendukung Power Zoom. Oh, iya, di kiri dan kanan sisi atas ini juga ada mounting untuk pemasangan strap.

Canon EOS R6 V 18

Beralih ke sisi kiri. Ada beberapa jack dan konektor yang semuanya dilindungi penutup dari karet. Di barisan depan, ada dua jack 3.5 mm untuk external microphone dan headphone. Ada juga satu konektor untuk remote. Sementara di barisan belakang, ada konektor HDMI Out yang menggunakan jack HDMI standar, bukan Mini HDMI ataupun Micro HDMI. Ada juga satu port USB C untuk Digital Terminal. Ini bisa digunakan untuk menghubungkan kamera ke PC atau untuk menghidupkan kamera serta isi ulang baterai dengan adaptor khusus seperti Canon PD-E2 atau charger USB PD dengan daya mencukupi lain. Kecepatan port USB C ini kurang lebih setara USB 3.2 Gen 2.

Canon EOS R6 V 19 Canon EOS R6 V 20 Canon EOS R6 V 21

Nah, di sisi kiri ini ada juga lubang exhaust untuk fan yang merupakan bagian dari sistem pendingin kamera.  Lanjut lagi ke sisi belakang. Ada layar 3” yang pakai engsel dua arah. Ini membuat layar bisa kita buka ke samping seperti ini serta kita putar ke depan atau ke bawah. Layar ini punya rasio 3:2 dan tentunya ini touchscreen.

Sekarang, kita coba lihat ada apa saja di kanan layar ini.

Kamera Termurah utk Kelas Kemampuannya Review Canon EOS R6 V 05.53

Mulai dari bawah, ada tombol Playback/Preview untuk melihat galeri hasil foto dan video, serta ada tombol Delete yang juga bisa digunakan untuk “Lock” yang membuat beberapa tombol dan dial tidak bisa digunakan untuk mengubah parameter. Ke atas lagi, ada tombol pengaturan yang merupakan perpaduan D-Pad dan rotary dial.  Jadi, selain bisa ditekan untuk navigasi atas, bawah, kiri, dan kanan di menu, lingkaran bergerigi ini bisa diputar ke kiri atau kanan untuk pengaturan parameter. 

Kamera Termurah utk Kelas Kemampuannya Review Canon EOS R6 V 06.03

Di samping kiri D-Pad, ada lampu indikator untuk storage access. Jadi, kalau kita tengah merekam atau membaca data dari storage, lampu ini akan berkedip. Lalu, ada tombol “Q” yang tentunya berfungsi untuk membuka Q Menu khas Canon. Ada juga tombol Info.

Kamera Termurah utk Kelas Kemampuannya Review Canon EOS R6 V 06.38

OK, lanjut lagi, ada joystick 5 arah yang disebut sebagai “Multi Controller”. Ini salah satu fungsinya bisa untuk mengatur posisi titik fokus dan saat kita tekan bisa mengembalikan titik fokus ke tengah. Terakhir, di paling atas, ada tombol dengan label “1”, “2”, dan “3”. 

Jadi, ada tombol dengan label “1”, “2”, “3”, sampai “7”. Secara standar, tombol-tombol ini sudah diatur untuk fungsi tertentu:

  • 1 untuk Auto Focus
  • 2 untuk Magnify tampilan di layar
  • 3 untuk AE Lock
  • 4 untuk M-Fn atau menampilkan menu Multi Function atau fitur Send to Smartphone saat kita ada di Gallery
  • 5 untuk pengaturan White Balance
  • 6 untuk membuka menu Live Streaming atau pencarian gambar saat kita ada di Gallery
  • dan 7 untuk membuka menu Color Mode

Nah, tombol-tombol ini bisa diatur atau ditukar fungsinya.  Misalnya kita lebih ingin tombol “2” diatur untuk membuka Menu, agar kalau navigasi di menu kita jadi lebih mudah dengan satu tangan. Bisa. Atau misalnya kalau kita ingin menukar fungsi tombol “5” dan “7”, bisa juga.  Selain tombol-tombol “angka” tersebut, tombol atas, bawah, kiri, kanan, dan tengah di D-Pad juga bisa diatur fungsinya sesuai kebutuhan kita.

Kamera Termurah utk Kelas Kemampuannya Review Canon EOS R6 V 07.28

Secara standar, fungsinya adalah sebagai shortcut:

  • Atas untuk “Zebra” aktif atau tidak. Ini biasanya untuk membantu memeriksa apakah ada area yang overexposed atau tidak.
  • Kiri untuk pengaturan mode Auto Focus
  • Bawah untuk membuka menu pemantauan perekaman audio
  • Kanan untuk pengaturan Focus Peaking aktif atau tidak.

Kalau butuh mengubah fungsi standar itu ke fungsi lain, bisa juga. Ini seharusnya akan membuat pengendalian kamera jadi lebih sesuai dengan keinginan kita. Tapi, menurut kami, pengaturan standar yang ditawarkan Canon untuk tombol-tombol di kamera ini sebenarnya sudah cukup OK dan terbilang mudah dipelajari.

Kamera Termurah utk Kelas Kemampuannya Review Canon EOS R6 V 08.28 Kamera Termurah utk Kelas Kemampuannya Review Canon EOS R6 V 08.33

Sekarang, kita ke sisi depan. Tentunya ada mounting untuk lensa dengan tombol Lens Release di sampingnya. Lalu, di dalam, tentu saja ada sensor kamera. Ini sensor Full Frame CMOS, 32.5 MP! Kamera ini juga mendukung sensor shift untuk mekanisme In Body Image Stabilizer. Nah, mirip dengan kamera Canon dengan fokus ke video yang dirilis belakangan ini, ada juga satu tombol Movie Record di sisi depan. Kalau mau bikin video selfie, ini bisa membantu.

Kamera Termurah utk Kelas Kemampuannya Review Canon EOS R6 V 08.48 Kamera Termurah utk Kelas Kemampuannya Review Canon EOS R6 V 08.58

Lalu, ada juga Tally Light atau lampu indikator perekaman di bagian atas sisi depan. Posisi lampu ini juga membuatnya mudah terlihat dari sisi atas kamera. Lanjut ke sisi bawah. Ada satu lagi lubang mounting ke tripod yang posisinya centered ke poros lensa.  Ya, pastinya ada lah. Aneh juga kalau mounting cuma ada buat posisi vertikal kan. Hehehe. Lalu, di kanan, ada penutup untuk tempat baterai. Nah, di dalam kompartemen baterai, ada flap yang bisa dibuka kalau kita mau pakai DC Coupler, atau istilah populernya Baterai Dummy. Jadi, flap ini akan membuka jalur untuk kabel masuk ke dummy yang terpasang ke kamera. Di sisi bawah ini juga ada lubang intake untuk masuknya udara untuk sistem pendinginan kamera ini.

Kurang lebih seperti itu ya desain dari Canon EOS R6 V ini.

Spesifikasi Singkat

Terkait spesifikasi yang belum terbahas:

Kamera Termurah utk Kelas Kemampuannya Review Canon EOS R6 V 09.39
  • Prosesor: DIGIC X
  • Auto Focus 
    • Untuk Still/Foto: up to 1053 frame zone
      • Mode: One Shot AF, AI Focus AF, Servo AF
    • Untuk Movie/Video: up to 897 frame zone
      • Mode: One Shot AF, Movie Servo AF
  • Resolusi Foto: up to 6960 × 4640 piksel
  • Resolusi Movie/Video:
    • Full HD (1920 x 1080 piksel) up to 179.8 fps
    • 2K-D (2048 x 1080 piksel) up to 179.8 fps
    • 4K-U (3840 x 2160 piksel) up to 119.9 fps
    • 4K-U Fine (3840 x 2160 piksel) up to 59.94 fps
    • 4K-D (4096 x 2160 piksel) up to 119.9 fps
    • 4K-D Fine (4096 x 2160 piksel) up to 59.94 fps
    • 7K (6912 x 4608 piksel) up to 29.98 fps
  • Movie Rec Format:
    • AVC YCC4:2:0 8-bit
    • AVC YCC4:2:2 10-bit
    • HEVC YCC4:2:0 10-bit
    • HEVC YCC4:2:2 10-bit
    • RAW
  • HDR Movie Recording: tersedia
  • Audio Format:
    • LPCM 24-bit, 4 channel
    • AAC 16-bit, 2 channel

Simak pembahasan lengkapnya lewat video review beriikut ini:

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…
September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…

Gaming

October 2, 2026 - 0

Keychron Berikan Nuansa Alam Pada Keyboard Gaming K8 HE

Keychron tampilkan keyboard gaming K8 HE dengan desain yang tidak…
October 2, 2026 - 0

Turtle Beach Rilis Lini Perangkat Gaming Untuk Penggemar Minecraft

Turtle Beach merilis periferal bertema Minecraft Dungeons II untuk Switch…
October 2, 2026 - 0

8BitDo Rilis Keyboard & Mouse Gaming Bertema Gears of War: E-Day

8BitDo merilis keyboard Retro 87 dan mouse Retro R8 edisi…
October 2, 2026 - 0

Xbox Resmi Luncurkan Disc-to-Digital Untuk Umum

Setelah lalui masa pengetesan, Xbox akhirnya resmi meluncurkan fitur Disc-to-Digital…