6.000 Anak Muda Mulai Belajar Coding di Samsung Innovation Campus Batch 8

Author
Irham
Reading time:
October 3, 2026

Belajar AI dan IoT ternyata tidak langsung dimulai dari AI atau perangkat pintar. Di Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8, sebanyak 6.000 generasi muda lebih dulu diajak membangun kemampuan paling dasar, yaitu memahami cara berpikir dan memecahkan masalah lewat coding.

Jumlah tersebut dipilih dari 14.806 pendaftar SIC Batch 8. Mereka telah mengikuti Stage 1: Code Kick-Start – Python Programming yang berlangsung pada 27 Agustus hingga 28 September 2026.

Samsung Innovation Campus Batch 8

Di tahap ini, peserta belajar Python dari dasar. Materinya mencakup variable, data types, operators, conditional statements, looping, functions, hingga collections seperti lists dan dictionaries.

Namun, belajar coding di SIC tidak berhenti pada kemampuan menulis syntax. Peserta juga dilatih memahami kapan sebuah konsep digunakan, lalu menerjemahkan masalah menjadi programming logic sebelum mengubahnya menjadi kode.

“Yang paling penting dalam belajar coding bukan hanya memahami syntax, tetapi memahami kapan dan mengapa sebuah konsep digunakan. Peserta diajak untuk memahami bagaimana sebuah masalah dapat diterjemahkan menjadi logic, kemudian diwujudkan dalam bentuk code,” ujar Rahmat Fajri, AI Engineer dan SIC Trainer.

Baca Juga: Prototipe Data Center AI Luar Angkasa dari Google Mulai Mengorbit!

Coding Jadi Latihan Memecahkan Masalah

Lewat project-based learning, peserta kemudian mencoba menerapkan konsep yang sudah dipelajari untuk menyelesaikan sebuah masalah. Variable, conditional, looping, dan function tidak lagi dipelajari sebagai teori yang berdiri sendiri, tetapi digunakan sebagai bagian dari sebuah solusi.

Proses tersebut sekaligus melatih problem solving dan computational thinking. Peserta belajar memecah masalah menjadi bagian yang lebih sederhana, mengenali pola, lalu menyusun langkah penyelesaian secara terstruktur.

Picture1

Technical mentoring juga diberikan selama proses pembelajaran. Pendampingan ini membantu peserta memahami materi sekaligus menghadapi kendala yang umum muncul ketika belajar coding, seperti syntax error dan kesalahan dalam menyusun logic.

Setelah Stage 1, perjalanan SIC Batch 8 masih berlanjut. Sebanyak 1.500 peserta akan diseleksi untuk masuk Stage 2: IoT – Device Hardware Discovery, kemudian 700 peserta akan melanjutkan ke Stage 3: AI Crafting sebelum memasuki Stage 4: Final Integration dan Final Judging.

“Belajar coding bukan hanya tentang menulis kode, tetapi tentang belajar berpikir secara terstruktur. Peserta Samsung Innovation Campus mulai membangun cara berpikir tersebut sebagai bekal untuk memahami dan mengembangkan teknologi yang lebih kompleks ke depannya, mulai dari IoT hingga pemahaman AI,” kata Anggi Paramita, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.

Program ini juga menyasar tenaga pendidik. Lebih dari 500 guru dan dosen telah mengikuti Samsung Innovation Campus untuk memperluas pemahaman mereka mengenai coding, computational thinking, AI, dan IoT.

Dengan begitu, SIC Batch 8 tidak hanya menyiapkan peserta untuk mengenal teknologi yang lebih kompleks, tetapi memulainya dari kemampuan dasar yang dipakai untuk memahami bagaimana sebuah masalah bisa dipecahkan menggunakan teknologi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…
September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…

Gaming

October 4, 2026 - 0

APU AMD Gainsborough Muncul di Driver, Diduga Jadi Otak Steam Deck 2

APU AMD dengan kode nama Gainsborough muncul di driver terbaru…
October 4, 2026 - 0

Steam Frame Dapatkan Update Untuk Perpanjang Waktu Penggunaan

Melalui SteamOS 0.4.3 Beta, Valve tingkatkan efisiensi daya pada Steam…
October 4, 2026 - 0

Sony Sertakan Revisi yang Perpanjang Umur Console di Model PS5 Barunya

Sony revisi model PS5 Slim terbaru dengan cooling baru dan…
October 4, 2026 - 0

Handheld PS6 Diklaim Kejar Portable Dengan Bentuk Lebih Tipis

Bocoran terbaru handheld PS6 menyebut APU Canis memakai node N3P…