Review – Intel Core i7 980X

Author
Patrick
Reading time:
April 25, 2010

Kesimpulan

Bulan-bulan awal di tahun 2010 ini, merupakan salah satu saat terseru sekaligus tersibuk bagi perkembangan hardware komputer dan juga para reviewer hardware. Beragam hardware komputer baik itu generasi terbaru maupun varian terbaru hadir mengisi hari-hari dibulan-bulan awal. Sepertinya, bulan-bulan berikutnya akan lebih seru lagi karena masih ada hardware generasi terbaru yang akan dirilis.

Di antara beragam hardware yang muncul, Intel Core i7 980X dengan codename “Gulftown” merupakan salah satunya. Hadirnya “Gulftown” sekaligus mengukir sejarah sebagai prosesor hexacore pertama yang hadir untuk segmen komputer desktop.

Memang Intel Core i7 980X tidak menawarkan sebuah arsitektur baru didalamnya. Arsitektur yang digunakan tidak jauh berbeda dengan prosesor Intel sebelumnya dengan codename “Bloomfield”. Walaupun begitu, prosesor ini menawarkan kinerja yang lebih tinggi bahkan kemampuan overcloking yang lebih baik daripada seri “Bloomfield”. Selain itu, Intel Core i7 980X yang memiliki kinerja lebih tinggi memiliki harga jual sekitar US$ 999. Harga yamg sama dengan prosesor “Bloomfield” sebelumnya Intel Core i7 975 atau Intel Core i7 965.

Berbicara tentang harga, Intel mematok harga Core i7 980X pada kisaran harga US$ 999. Beberapa toko komputer online luar negeri memasang harga US$ 999-1100 untuk prosesor ini. Sedangkan di Indonesia, kami menjumpai ada toko yang memasang harga antara US$ 1100-1200. Tidak disangka harga yang ditawarkan lebih terjangkau dari perkiraan harga sebelumnya yang memperkirakan harga Core i7 980X mencapai US 1500. Sementara itu untuk Core i7 975, kami masih menjumpai toko yang menjualnya di kisaran harga US$ 1000-1100.

Dengan harga tersebut, apakah prosesor ini layak dibeli? Jika Anda memang mencari sebuah prosesor desktop tercepat saat ini atau Anda membutuhkan prosesor untuk menjalankan aplikasi Anda yang haus thread prosesor, prosesor hexacore ini termasuk layak untuk dibeli. Memang Core i7 975 memiliki harga lebih terjangkau, akan tetapi selisih harganya tidak terlalu jauh hanya sekitar US$ 100. Dengan menambah sedikit dari harga Core i7 975, Anda akan mendapatkan prosesor dengan tambahan ekstra dua core (atau empat thread) yang berarti kinerja prosesor lebih kencang, teknologi dan feature terbaru, dan kemampuan overclocking lebih baik (4.6 GHz dengan “air-cooling”).

Jika tidak ada halangan, tidak lama lagi AMD juga akan mengikuti langkah Intel yaitu mengeluarkan prosesor hexacore mereka dengan codename “Thuban”. Prosesor hexacore dari AMD ini diperkirakan seri tercepatnya akan memiliki kisaran harga US$ 300. Memang, jika diluncurkan prosesor ini akan menjadi prosesor hexacore dengan harga paling terjangkau saat ini. Akan tetapi bagaimana dengan kinerjanya? Dari beberapa pre-eliminary tes yang beredar di internet, prosesor ini masih belum mampu mengejar kinerja prosesor hexacore dari Intel. Jika Anda mencari prosesor dengan perbandingan kinerja dan harga yang berimbang, prosesor “Thuban” dari AMD dapat dijadikan pilihan. Akan tetapi, jika Anda mencari prosesor tercepat saat ini untuk membangun sebuah komputer desktop tercepat, pilihan akan jatuh kepada Intel Core i7 980X.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Bodi Axioo Hype AI 5 Form Factor Clamshell atau Laptop…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…

Gaming

April 20, 2026 - 0

Rumor: Xbox Diklaim Beri Batas Waktu untuk Cloud Gaming di Game Pass Tier Baru

Rumor terbaru mengungkap Xbox tengah menguji batas jam bermain bulanan…
April 20, 2026 - 0

Slay the Spire 2 Rilis Roadmap Tanpa Tanggal, Demi Menjaga Kualitas

Mega Crit membagikan roadmap Slay the Spire 2 tanpa berikan…
April 20, 2026 - 0

THQ Nordic Siapkan 7 Game Baru untuk Nintendo Switch 2

THQ Nordic ternyata tengah menyiapkan 7 game baru untuk Nintendo…
April 20, 2026 - 0

ARC Raiders Ubah Sistem Expedition, Timbulkan Pro Kontra di Komunitas

Embark Studios ubah sistem Expedition di ARC Raiders, menggantinya dengan…