Dari Situs Warisan Dunia ke Aset 3D: Drone Antigravity Wujudkan Panorama 360° Pertama Candi Borobudur

Author
Irham
Reading time:
June 7, 2026

Antigravity A1, drone 360° pertama di dunia, baru-baru ini digunakan dalam proyek dokumentasi digital Candi Borobudur menggunakan teknologi Gaussian Splatting (3DGS), salah satu situs Warisan Dunia di Indonesia. Gaussian Splatting (3DGS) mulai dikenal sebagai salah satu terobosan terbesar dalam dunia rekonstruksi 3D. Teknologi ini memungkinkan pembuatan representasi digital dunia nyata dengan kualitas visual tinggi, rendering real-time, dan pengerjaan yang lebih efisien dibanding pendekatan konvensional.

Antigravity A1 Borobudur (3)

Seiring meningkatnya kebutuhan akan konten 3D untuk AR, VR, digital twin, hingga pelestarian budaya, perhatian industri kini tidak lagi hanya tertuju pada proses rekonstruksi, tetapi juga pada bagaimana data dikumpulkan secara cepat, akurat, dan mudah diakses oleh lebih banyak pengguna.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Antigravity memanfaatkan drone A1 360° untuk mempermudah pengambilan data yang dibutuhkan dalam proses rekonstruksi 3D. “Melalui Antigravity A1 dan teknologi 360° capture, kami ingin menurunkan hambatan teknis yang selama ini membuat pembuatan konten spasial berkualitas tinggi sulit diakses oleh banyak orang. Project ETERNAL menunjukkan bagaimana teknologi ini dapat digunakan tidak hanya untuk pelestarian budaya, tetapi juga untuk berbagai kebutuhan dokumentasi dan visualisasi ruang di masa depan,” ujar Sissi Chen, Japac Antigravity Marketing Manager.

Gaussian Splatting: Teknologi 3D yang Kian Banyak Diadopsi

Gaussian Splatting (3DGS) dengan cepat menjadi salah satu teknologi yang paling banyak diperbincangkan dalam industri rekonstruksi 3D. Teknologi yang dikembangkan oleh para peneliti di INRIA ini menggunakan jutaan titik Gaussian 3D untuk membangun representasi digital suatu lingkungan, menghasilkan kualitas visual yang tinggi dengan proses rendering yang lebih cepat dan efisien.

Antigravity A1 Borobudur (2)

Project ETERNAL: Terobosan Baru dalam Dokumentasi Digital 3D Situs Warisan Dunia di Borobudur

  • Sebagai salah satu situs Warisan Dunia UNESCO, Candi Borobudur terus menghadapi berbagai tantangan dalam upaya pelestarian dan dokumentasi akibat faktor pelapukan alami serta berbagai kondisi lingkungan lainnya. Melalui proyek ini, dilakukan praktik dokumentasi digital dan rekonstruksi 3D pada tingkat spasial terhadap kawasan candi beserta lingkungan sekitarnya, sehingga hubungan spasial antar elemen situs dapat direpresentasikan dan diintegrasikan secara lebih utuh ke dalam bentuk  aset digital tiga dimensi.
  • Aset digital yang dihasilkan dapat dimanfaatkan  untuk berbagai kebutuhan di masa mendatang, termasuk penelitian, visualisasi digital, edukasi, serta berbagai skenario pemanfaatan lainnya. Proyek ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam pengembangan upaya pelestarian digital jangka panjang bagi situs-situs warisan budaya di berbagai wilayah dunia.

Drone Antigravitasi A1 360° Meningkatkan Efisiensi Proses Rekonstruksi 3D

Meski teknologi Gaussian Splatting (3DGS) berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, proses rekonstruksi 3D berkualitas tinggi masih membutuhkan pengumpulan data dalam jumlah besar dari berbagai sudut. Metode konvensional biasanya mengharuskan pengambilan ratusan hingga ribuan gambar, disertai perencanaan penerbangan yang kompleks dan pengambilan data tambahan, sehingga proses dokumentasi menjadi lebih memakan waktu dan membutuhkan biaya operasional yang lebih tinggi.

Antigravity A1 Borobudur (1)

Antigravity A1 dirancang untuk menghadirkan pengalaman dokumentasi 3D yang lebih sederhana melalui kombinasi teknologi panoramic imaging 360°, motion-based control, serta fitur otomatis seperti FreeMotion Mode, Sky Genie, dan Sky Path. Antigravity menyebut metode ini dapat meningkatkan efisiensi pengumpulan data hingga tiga sampai lima kali lipat dibanding workflow tradisional, sekaligus membantu mengurangi potensi area yang terlewat dalam proses dokumentasi.

Dengan bobot hanya 249 gram, A1 memungkinkan pengguna melakukan pengambilan data spasial tanpa memerlukan pengalaman menerbangkan drone secara profesional. Kemampuan capture 360° yang dimilikinya juga memungkinkan akuisisi data dilakukan secara lebih menyeluruh dalam satu kali penerbangan.

Antigravity A1 dan Masa Depan Dokumentasi 3D

Dipadukan dengan workflow Gaussian Splatting berbasis cloud, Antigravity A1 menyederhanakan seluruh proses mulai dari pengambilan data, rekonstruksi, hingga publikasi hasil akhir. Pendekatan ini memungkinkan pengguna menghasilkan model 3D berkualitas tinggi dalam waktu yang jauh lebih singkat dibanding metode konvensional. Antigravity mengklaim workflow tersebut mampu memangkas waktu pemrosesan dari hitungan hari menjadi hanya beberapa jam, sekaligus menurunkan total cost of ownership hingga 87 persen dibandingkan solusi rekonstruksi 3D tradisional.

Melalui pendekatan tersebut, Antigravity berharap teknologi spatial capture dapat diakses lebih luas, tidak hanya oleh industri profesional seperti surveying, arsitektur, dan visual effects, tetapi juga kreator konten, institusi pendidikan, pengelola situs budaya, hingga organisasi yang membutuhkan dokumentasi ruang dalam format tiga dimensi.

Sebagai bagian dari Project ETERNAL, dokumentasi Borobudur menjadi salah satu contoh bagaimana kombinasi Gaussian Splatting dan drone 360° dapat digunakan untuk membangun arsip digital yang lebih imersif sekaligus membuka peluang baru bagi perkembangan ekosistem spatial content di masa depan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 23, 2026 - 0

Pemain Battlefield 6 Diminta Downgrade Driver RTX 50 Pada Map Barunya

Akibat masalah pada map laut baru di Battlefield 6, pengguna…
July 23, 2026 - 0

Xbox Bawa Backward Compatibility ke PC, Bangkitkan Game Klasik

Microsoft resmi menghadirkan Xbox Backward Compatibility ke PC, bawa game…
July 23, 2026 - 0

Developer Ditantang Bikin Full Game yang Muat di Floppy Disk 1,44 MB

Kompetisi 1.44MB Game Development Contest menantang developer membuat full game…
July 23, 2026 - 0

AYANEO Perlihatkan Handheld Gaming Dengan Harga Fantastis

Handheld AYANEO Next II resmi dijual hingga US$5.299 atau sekitar…