Manusia Versus Alien

Reading time:
July 9, 2010

Predators. Beberapa dari Anda mungkin mengenal judul yang satu ini. Yap, Predators adalah sekuel dari film berjudul sama yang pernah rilis tahun 1987 dan 1990. Saya belum pernah menonton versi pertamanya, namun saya pernah sekilas menonton versi kedua, yang disutradarai oleh Stephen Hopkin. Kesan pertama saya saat menonton film ini adalah: it’s absolutely man’s movie! Karena, saya tidak pernah bisa menikmati sebuah film yang menyuguhkan adegan sadis berlebihan di sepanjang film tersebut. Pendapat tersebut pun berlaku untuk Predators terbaru arahan Nimrod Antal.

PredatorsProm1

Predators kali ini bercerita tentang sekumpulan orang yang diterjunkan ke sebuah pulau (atau planet?) asing. Mereka adalah orang-orang terpilih yang kesehariannya berprofesi sebagai anggota kemiliteran, yakuza, dan penjahat kelas kakap. Mereka dikumpulkan di tempat tersebut tanpa mengetahui maksud, tujuan, dan pelaku penculikan mereka. Salah satunya adalah Royce (Adrien Brody), yang akhirnya menjadi pemimpin mereka. Royce dan yang lainnya berusaha mencari tahu alasan kuat mengapa mereka dikumpulkan di tempat asing tersebut. Mereka menyadari bahwa mereka tidak sendiri di tempat itu karena menemukan banyak mayat manusia di sana. Dan, mengetahui bahwa mereka menjadi sasaran makhluk berbentuk menyerupai anjing yang menyerang mereka dengan membabi-buta. Namun, itu hanyalah sebuah “pemanasan”. Karena, tantangan sebenarnya terletak pada sekumpulan alien yang sengaja mengumpulkan manusia di planet tersebut untuk dijadikan sasaran. Ini pun menjadi semacam sebuah permainan yang akan berakhir dengan kemenangan atau kematian.

PredatorsPhoto3

Melihat konsep film ini, saya jadi teringat film Saw yang menggunakan konsep yang nyaris sama. Sekumpulan orang terpilih untuk berusaha keluar dari sebuah tempat asing. Namun, untuk dapat selamat dan keluar dari tempat itu, mereka harus menghadapi bermacam-macam tantangan, baik dari “sang penguji” maupun dari sesama “peserta”. Hanya yang terkuatlah yang dapat bertahan. Dengan konsep seperti itu, seharusnya film ini dapat menjadi sebuah film action yang menegangkan. Apalagi, Predators membuat penonton bertanya-tanya mengenai asal-usul orang-orang tersebut yang dijelaskan sedikit demi sedikit di setiap adegan. Sayangnya, yang saya lihat adalah sebuah film dengan plot yang tidak kuat yang penuh dengan adegan sadis di sepanjang film. Banyak pertanyaan tidak terjawab hingga film berakhir. Contohnya, kemunculan jenis lain alien yang menjadi tahanan alien penguasa planet tersebut. Mengapa alien tersebut ditahan? Lalu, ada juga seseorang bernama Noland (Laurence Fishburne) yang mengaku berhasil bertahan di planet tersebut selama 10 musim. Siapakah dia? Bagaimana ia bertahan di planet tersebut dalam waktu yang sangat lama? Lalu, mengapa akhirnya Noland justru mengkhianati Brody dan teman-temannya? Film ini dikemas dengan adegan action dan horor yang cukup ”padat” sehingga lack of information. Sepertinya Antal memang lebih ingin menonjolkan sisi action tanpa terlalu memikirkan informasi mengenai latar belakang dan sebab akibat dari tiap adegan yang ada di film ini. Untuk Anda yang menyukai film horor, slasher, dan action, mungkin film ini akan memuaskan dahaga Anda. Seperti kata seorang teman pria saya: film slasher dan sejenisnya selalu exciting! Duh!

Tanggal rilis: 7 Juli 2010
Genre: horor
Durasi: 106 menit
Sutradara: Nimrod Antal
Pemain: Adrien Brody, Alice Braga, Tropher Grace, Walton Goggins, Oleg Taktarov, Laurence Fishburne, Danny Trejo, Louis Ozawa Changcien, Mahershalalhashbaz Ali
Produksi : Twentieth Century Fox Film

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 10, 2026 - 0

Valve Rilis Driver Sistem Operasi Windows untuk Steam Machine

Valve resmi merilis driver Windows untuk Steam Machine, memungkinkan instalasi…
July 10, 2026 - 0

Sony Tawarkan Diskon Ketika Pengguna Batalkan PlayStation Plus

Sony dikabarkan menawarkan diskon kepada pengguna yang hendak membatalkan PlayStation…
July 10, 2026 - 0

Roblox Update Sistem Pelaporan Supaya Lebih Informatif

Roblox memperbarui sistem pelaporan mereka dengan proses yang lebih sederhana,…
July 9, 2026 - 0

Petisi Menentang Kebijakan Sony Terus Mendapatkan Dukungan Besar

Petisi "Don't Kill the Disc" terus mendapatkan dukungan besar sebagai…