Blunder Apple: Kehilangan Bungie Studios

Reading time:
October 28, 2010

Apple memang manufaktur gadget yang tidak perlu lagi diragukan kemampuannya. Selalu menghadirkan inovasi dari desain, segi teknis hingga perangkat lunak yang mampu mendobrak pasar dan merebut hati para pecinta gadget berteknologi tinggi, Apple mulai merajai persaingan di industri ini. Dengan dukungan multimedia yang bisa tergolong baik, dari segi musik hingga kemampuan memainkan game, Apple menawarkan semua hal dalam satu gadget yang muat dalam genggaman, iPhone.

Tapi tahukah Anda, bahwa Apple pernah melakukan salah satu blunder terkait dengan ekspansi gamenya?

bungie logo white
Siapa yang tidak mengenal Bungie Studios? Studio besar pembuat game series HALO yang fenomenal dan sangat sukses ini sendiri sudah berkembang menjadi studio game yang amat disegani di dalam industri game. Pada awal berkembangnya Bungie, di masa sebelum Halo dirilis, Mac – sistem operasi buatan Apple merupakan tempat dimana Bungie bernaung dan mengembangkan game shooters mereka. Tetapi karena masalah utang yang mereka alami, studio ini hampir mengalami kebangkrutan dan tutup.

Di kala itu, Bungie Studios akhirnya memutuskan untuk menawarkan diri pada developer-developer besar untuk membeli perusahaan mereka, termasuk Apple di dalamnya. Ketika ditawarkan, boss besar Apple – Steve Jobs sempat menolak tawaran tersebut, dan setelah seminggu kemudian tertarik kembali untuk membeli Bungie Studios. Saat Steve Jobs memutuskan untuk membuka penawaran dan menghubungi Bungie Studios, alangkah terkejutnya Apple, karena Bungie mengumumkan bahwa mereka telah berada di bahwa perjanjian dengan saingan terberat Apple, Microsoft. Dan kabarnya, saat itu Stevie Jobs marah luar biasa.

steve jobs

Bagaimana tidak? Dominasi Apple akan tak tergoyahkan dalam perebutan pasar gaming jika Bungie Studios masuk ke dalam jajaran pengembang yang terlibat di dalamnya. Lihat saja apa yang Bungie Studios sudah hasilkan untuk Microsoft. Lima buah seri game Halo, dan kelima-limanya mencetak tingkat penjualan fantastis, menjadi salah satu franchise paling fenomenal, dan tentu saja menjadikan konsol buatan Microsoft – XBOX dan XBOX 360 tetap bertahan di dalam peta persaingan. Bayangkan jika semua itu terjadi dalam genggaman Apple?

Saya kira Steve Jobs mungkin tidak akan sesakit hati itu kini. Bungie Studios sendiri sudah memutuskan untuk meninggalkan Microsoft dengan mengeluarkan Halo : Reach sebagai masterpiece terakhir. Blunder besar? Mungkin saja iya, tetapi tidak menghalangi Apple untuk terus berinovasi hingga sekarang. Tetapi sebuah Bungie Studios dalam genggaman sejak dekade lalu? Jika itu terjadi, hanya ada satu kata yang berasosiasi dengan Apple dan game yang ditawarkannya kini: Dominasi!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…

Gaming

August 15, 2026 - 0

Crimson Desert Siap Dibawa ke Switch 2 pada 2027

Crimson Desert dipastikan menuju Nintendo Switch 2 pada paruh pertama…
August 15, 2026 - 0

Epomaker Hadirkan Headset Gaming Pertamanya, Dengan Harga Terjangkau

Epomaker GX1 hadir sebagai headset gaming open-back di bawah US$50,…
August 15, 2026 - 0

Bocoran MMO HoYoverse Baru, Nodusfall, Perlihatkan Gameplay ala Monster Hunter

Bocoran dari MMO baru HoYoverse, Nodusfall, muncul ke permukaan dan…
August 15, 2026 - 0

RIFTSTORM Resmi Masuk Early Access di Steam

Co-op Looter Shooter RIFTSTORM buatan Confiction Labs dan Agate resmi…