Playstation Phone Bukan lagi Sekadar Rumor!

Reading time:
October 27, 2010

Memang bukan sesuatu yang mengherankan lagi apabila sebuah gadget kini memasuki sebuah masa dimana kemampuan multimedia maksimal merupakan yang diutamakan. Lihat saja bagaimana handset mobile sekarang dirancang sedemikian rupa untuk dapat memainkan musik, membuka dan menghasilkan gambar, bahkan bermain game. Setelah Apple cukup berhasil melakukannya, kini giliran Sony Ericsson yang membawa nama konsol mumpuninya, Playstation, ke dalam sebuah telepon genggam yang juga didesain untuk gaming.

Rumor tentang Playstation Phone memang sering gencar terdengar, bahkan saya juga pernah membahasnya dulu. Tetapi kali ini, tidak ada lagi rumor, tidak lagi desas-desus, gadget ini telah dikonfirmasikan!

playstation phone engadget1

playstation phone engadget

Playstation Phone sendiri akan mengusung sistem operasi terbaru yang sedang dikembangkan Google, yakni Android 3.0 – Gingerbread.  Dikonfirmasikan akan mengusung prosessor 1 Ghz Qualcomm MSM8655, 512 MB RAM, 1 GB ROM, dan ukuran layar sekitar 3,7 inch hingga 4,2 inch. Tidak ada slot UMD yang tersedia, jadi kemungkinan besar game untuk Playstation Phone hanya akan didapatkan dengan cara membeli dan mendownload secara online di Sony Marketplace seperti halnya pada handheld PSP-Go. Tombol di sudut atas kiri-kanan yang biasa kita temukan pada stik dualshock Playstation juga akan kita temukan di sini. Tidak ada analog pada handset anyar ini, tetapi disediakan sebuah touch pad memanjang untuk menggantikannya. Slot untuk Memory Stick juga tidak ditemukan, dan sepertinya akan digantikan oleh media penyimpanan lain, yakni Micro SD.

Walaupun masih dalam tahap pengembangan, tetapi gambar Playstation Phone ini sudah memasuki tahap prototype dan akan disempurnakan. Belum ada kejelasan tentang tanggal rilis atau details lainnya. Kita tunggu saja perkembangan atau keterangan resmi dari Sony sendiri.

Playstation Phone ini tentu saja akan menambah panasnya persaingan antara para kompetitor handset mobile yang mampu menjalankan fungsi multimedia yang sama. Semua perkembangan ini membuat batas antara handheld gaming dan handset mobile dengan kemampuan game semakin kabur dan tidak jelas, bahkan cenderung bertabrakan. Nintendo sendiri sempat menyatakan “ketakutannya” terhadap iPhone, dan kini mungkin mereka harus mempertimbangkan sebuah pesaing baru yang akan sama menakutkannya.

Souce : Engadget

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 28, 2026 - 0

Sega Luncurkan SEGA Universe Guna Bangkitkan Game Klasiknya

Sega resmi meluncurkan program SEGA Universe, strategi baru untuk menghidupkan…
April 28, 2026 - 0

Final Fantasy XIV Berikan Tanggal Rilis Resmi di Switch 2

Square Enix secara resmi tentukan tanggal rilis untuk Final Fantasy…
April 28, 2026 - 0

CEO Xbox Jelaskan Rencana Membuat Console Itu Jadi Platform Terbuka

CEO Xbox Asha Sharma menjelaskan visinya jadikan Xbox sebagai platform…
April 28, 2026 - 0

Atari Akuisisi Implicit Conversion Demi Perkuat Preservasi Game Klasik

Atari resmi mengakuisisi Implicit Conversion, studio spesialis emulasi yang dikenal…