Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Reading time:
April 26, 2026
ASUS ROG Strix G16 G615 1

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super kencang. Karena yang satu ini sudah pakai diskrit GPU NVIDIA®. GeForce RTX5080 Laptop GPU yang Game Changing!

Dipakai buat gaming atau content creation? Jelas kenceng banget, TGP-nya up to 175 Watt! Mau dipakai buat AI juga aman, kapasitas VRAM-nya super lega di 16 GB GDDR7. Prosesornya juga gak kalah kenceng, karena pakai Intel Core Ultra 9 275HX. RAM sudah langsung siap pakai, 32 GB DDR5-5600 Dual Channel. Storage udah 2 TB SSD, super lega, dan masih punya satu slot SSD tambahan lagi! Mau upgrade RAM atau Storage juga gampang, karena pakai Tool-less design. Layarnya 2.5K, 240 Hz, dan sudah 100% DCI-P3, cocok dipakai buat apa aja.

Ini adalah ROG Strix G16 (G615).

ASUS ROG Strix G16 G615 2

Buat yang selalu ngikutin video review Jagat, pasti sudah gak asing sama laptop yang satu ini. Karena memang kalau dilihat sekilas, laptop ini mirip seperti ROG Strix G16 yang dulu pernah kita review. Tapi sebenarnya, yang ini beda, karena ini sudah pakai diskrit GPU yang “Game Changing”, yang jauh lebih kencang, yaitu NVIDIA® GeForce RTX 5080 Laptop GPU.

Penasaran bakal sekenceng apa laptopnya? Yuk kita bahas dari Spesifikasi dasarnya terlebih dahulu.

Spesifikasi Utama ASUS ROG Strix G16 (G615)

ASUS ROG Strix G16 G615 3

NVIDIA® GeForce RTX 5080 Laptop GPU

  • Kapasitas VRAM-nya udah lega banget, di 16 GB GDDR7.
  • Menggunakan Arsitektur NVIDIA Blackwell yang baru.
  • Punya total 7.680 CUDA Cores.
  • Maximum TGP-nya up to 175 Watt, jadi jelas kenceng.
  • Tentunya GPU ini juga sudah dilengkapi dengan 4th Gen Ray Tracing Cores dan 5th Gen Tensor Cores.
  • Dengan adanya RT Cores, Frame Rate saat bermain game bisa tetap tinggi meskipun kita mengaktifkan fitur Ray Tracing.
  • Ini karena seluruh proses Ray Tracing dikalkulasi terpisah menggunakan RT Cores, yang memang spesifik didesain untuk hal tersebut.
  • Fitur Ray Tracing sendiri bisa mensimulasikan pencahayaan yang sangat realistis, seperti layaknya cahaya di dunia nyata.
  • Di beberapa game modern tidak hanya mendukung fitur Ray Tracing, tapi juga Path Tracing dan Ray Reconstruction, membuat pencahayaan di dalam game jadi makin realistis lagi.
ASUS ROG Strix G16 G615 4
  • Untuk menjaga agar Frame Rate tetap tinggi, NVIDIA memanfaatkan AI Upscaling dan Multi Frame Generation yang ada di dalam DLSS 4 dan DLSS 4.5.
  • Fitur ini berjalan mengandalkan Tensor Core yang dibuat khusus untuk menjalankan proses AI seperti Upscaling dan Multi Frame Generation.
  • Hasilnya, walaupun game di-set mentok kanan dan fitur Ray Tracing diaktifkan, game tetap bisa berjalan dengan frame rate tinggi, dan konsumsi dayanya tetap efisien.
  • Contohnya di game yang satu ini, Resident Evil Requiem, Kita bisa lihat perbedaan fps saat kita gunakan fitur DLSS dan Multi Frame Generation.
  • Kalau fitur DLSS dan MFG kita matikan, game-nya hanya berjalan di puluhan fps.
  • Tapi saat fitur ini kita nyalakan, kita bahkan bisa dapat sampai ratusan fps lebih! Keren banget nih…
  • Berikutnya di game Doom The Dark Ages, Kita bisa lihat perbedaan yang signifikan juga nih.
  • Kalau fitur DLSS dan MFG kita matikan, game berjalan di kisaran puluhan fps.
  • Tapi saat kita aktifkan DLSS dan MFG, frame-rate nya bisa sampai ratusan fps!
  • Bukan hanya berfungsi di game, kemampuan AI dari GPU ini juga dapat dimanfaatkan di berbagai software berbasis AI dan software content creation yang sudah memiliki fitur AI.
  • Contohnya di aplikasi ComfyUI yang satu ini.
  • Kita bisa dengan mudah menciptakan gambar yang kita inginkan, cukup dengan memasukkan teks atau prompt.
  • Dan gambar yang kita inginkan bisa langsung jadi dalam waktu yang sangat singkat.
  • Kalau di software Content Creation kita bisa lihat di Blender.
  • Di aplikasi ini ada fitur AI Denoiser agar tampilan di Viewport dan hasil Render-nya bebas dari Noise.
  • Bisa dilihat nih, bedanya saat Denoiser aktif dan tidak aktif.
  • GPU terbaru dari NVIDIA juga sudah memiliki fitur NVIDIA Reflex yang bisa menurunkan tingkat Input latency saat memainkan Game.
  • Jadi saat tombol keyboard ditekan, atau mouse digerakkan, game akan lebih cepat merespon input tersebut.
  • Fitur ini bisa membantu Gamer saat memainkan game fps kompetitif atau game action yang membutuhkan penekanan tombol cepat.
  • Mau dipakai streaming? Tenang, karena GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series sudah mendukung Encoding AV1, jadi kualitas gambar lebih bagus dibandingkan H.264 dengan bitrate yang sama.
    • Tentunya kemampuan RTX 50 Series juga ditunjang aplikasi NVIDIA App yang merupakan penerus GeForce Experience.
    • Dengan NVIDIA App, kita bisa dengan mudah meng-Update Driver ke versi terbaru, atau berpindah dari Game Ready Driver ke Studio Driver.
    • Selain itu, kita juga bisa mengaplikasikan Setting Game yang direkomendasikan NVIDIA sesuai dengan tipe GPU, sehingga Frame Rate-nya tidak patah-patah.
    • Bahkan kita juga bisa “memaksa” Game tertentu agar bisa menggunakan fitur DLSS4.
    • Di aplikasi ini kita juga bisa mengaktifkan fitur RTX Video Enhancement yang bisa meng-Upscale Video resolusi rendah ke resolusi lebih tinggi.
    • Tidak ketinggalan, kita bisa mengaktifkan fitur NVIDIA Overlay untuk merekam sesi main Game kita, baik dalam bentuk Video ataupun gambar Screenshot.
    • Selain itu, NVIDIA Overlay bisa kita gunakan pula untuk menampilkan informasi tingkat Frame Rate, Latency, dan juga utilisasi CPU serta GPU saat kita bermain Game.
    • Bahkan ada juga fitur Automatic Tuning yang secara otomatis mencari Setting Clock terbaik untuk GPU yang kita gunakan.
    • Di Laptop ini kita juga bisa mengatur apakah GPU tersebut aktif terus-menerus, bergantian dengan IGP, atau hanya IGP saja yang aktif.
ASUS ROG Strix G16 G615 5

Prosesornya pakai Intel Core Ultra 9 275HX

  • Punya Base Power 55W,
  • Total 24-Cores/24-Threads.
  • Tentunya prosesor yang satu ini juga punya NPU dan Integrated Graphics.

Kapasitas RAM di 32 GB DDR5-5600, Dual Channel 128-bit

  • Konfigurasi RAM-nya sudah langsung siap pakai
  • Kalau memang butuh upgrade, kita bisa upgrade hingga 64 GB dengan mengganti RAM yang terpasang.

Storage 2 TB SSD NVMe PCIe Gen 4

  • Sudah super lega
  • Apa? Masih kurang? Tenang, karena laptop ini masih punya satu slot SSD M.2 tambahan, jadi kalau perlu upgrade tinggal nambah aja, gak perlu ganti SSD yang terpasang.

Konektivitas Wireless mengugnakan Intel Wi-Fi 7 BE200

  • Mendukung Wi-Fi 7
  • Bluetooth v5.4

Kapasitas Baterai 90 Wh

Sistem Operasi Windows 11 Home

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…