Jumlah Serangan Spam di Kuartal Ketiga Mulai Menurun

Author
Deliusno
Reading time:
November 24, 2010

kaspersky lab

Kaspersky baru-baru ini meluncurkan laporan spam untuk kuartal ketiga di tahuan 2010. Menurut laporan ini, jumlah lampiran berbahaya di dalam e-mail telah meningkat jika dibandingkan dengan kuartal kedua tahun 2010. Rata-rata terdapat 4.6% serangan ini, dibandingkan nilai yang hanya 1.9% di kuartal kedua.

Di awal kuartal ketiga tahun 2010, terdapat serangan yang sangat besar, yang bernilai 6.3%. Nilai tersebut belum pernah terjadi sebelumnya. Analis Kaspersky Lab memperkirakan bahwa hal ini mungkin terjadi karena spammer mengalihkan fokus mereka dari klien individu untuk bekerjasama dalam program kemitraan, termasuk yang terkait dengan penyebaran malware.

Jenis serangan terbanyak adalah adanya notifikasi palsu di beberapa website jejaring sosial, seperti Twitter, Facebook, WindowsLive, dan MySpace. Beberapa toko online populer juga mengalami hal tersebut. Link-link yang beredar di website tersebut mengarahkan pengguna ke layanan spammer yang secara otomatis membiarkan komputer korban mengdownload Bredolab backdoor. Aplikasi jahat tersebut secara otomatis akan mengdownload Trojan lainnya.

Secara keseluruhan, jumlah spam pada kuartal ketiga menurun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, dengan nilai rata-rata 82.3%. Pengguna melihat lebih sedikit spam di inbox mereka pada bulan September, dengan persentase penurunan sebesar 1.5 poin dibandingkan bulan Agustus. Hal ini disebabkan oleh penutupan lebih dari 20 pusat kontrol yang digunakan oleh the Pushdo / Cutwail botnet yang bertanggung jawab untuk sekitar 10% dari semua spam di seluruh dunia. Ancaman yang ditimbulkan oleh botnet ini bukan hanya semata-mata volume spam yang didistribusikan tetapi juga kaitannya dengan penyebaran program-program jahat, seperti Zbot (ZeuS) dan TDSS. Ketika pusat komando botnet ditutup, sejumlah besar bots menghentikan penyebaran spam sebagaimana mereka tidak lagi berada di bawah kontrol spammer.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…