Keberatan Kuba pada Call of Duty Black Ops

Reading time:
November 11, 2010
fidel castro

Call of Duty Black Ops, salah satu franchise game FPS Call of Duty terbaru yang dikembangkan oleh Treyarch dan Activision memang baru saja dirilis, dan disambut dengan cukup baik oleh kalangan gamer di seluruh dunia. Dan menurut review dari beberapa site gaming luar negeri, game ini cukup menghadirkan suasana perang yang memacu adrenalin dengan plot cerita yang tetap menarik.

Walaupun mendapatkan cukup banyak pujian tentang kualitas yang mampu dihadirkan Treyarch di game ini, tetapi kritikan tetap menjadi bagian yang tidak terbantahkan. Tidak tanggung-tanggung, kritikan dan kecaman keras ini datang dari salah satu negara komunis yang terkenal karena sisi Anti-Amerika nya yang kuat, Kuba. Karena apa?

Kecaman itu tidak datang hanya karena sisi cerita yang menitikberatkan pada sudut pandang tentara Amerika yang terlihat patriotik, tetapi lebih kepada munculnya beberapa “elemen” Kuba yang kental di game ini. Yang pertama mungkin hadirnya cameo pemimpin besar Kuba yang sangat dihormati di sana, Fidel Castro dalam awal permainan Call of Duty Black Ops ini. Pemain akan terlibat dalam sebuah misi operasi rahasia untuk membunuh Fidel Castro selama event penyerangan Teluk Babi 1961 yang terkenal itu. Treyarch berani menghadirkan dan meramu kejadian tersebut untuk mendukung jalan cerita yang lebih solid.

COD Blackops Fidel Castro
Kuba sendiri bersuara bahwa semua jalan cerita yang dibangun tersebut hanya akan memperkeruh suasana, seolah “membenarkan” upaya pembunuhan tersebut, dan dapat menambahkan sudut pandang yang buruk untuk anak-anak di Amerika tentang Kuba. Kuba juga mengungkapkan kekesalan mereka dengan mengatakana bahwa Amerika tidak mampu melakukan hal tersebut, oleh karena itu mereka melakukannya melalui video game.

Konflik apapun yang mewarnai game ini, Amerika VS Kuba dan sebagainya sama sekali tidak mempengaruhi keinginan saya untuk menghadirkan game ini sesegara mungkin di meja dan memainkannya. Fidel Castro? Cool!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 20, 2026 - 0

PS6 Diklaim Habiskan US$680 Hanya Untuk Memori RAM & Storage

Sony diklaim habiskan biaya melampaui US$680 untuk setiap RAM dan…
October 20, 2026 - 0

Xbox Beri Sinyal Akan Pertahankan Game Fisik

Microsoft mengisyaratkan keberadaan game fisik masih dianggap penting bagi Xbox,…
October 19, 2026 - 0

ASUS ROG Bulwark Dock DG310 Ubah ROG Xbox Ally Jadi Console 4K 144Hz

ASUS ROG Bulwark Dock DG310 berikan akses untuk ubah handheld…
October 19, 2026 - 0

Modder Bawa DLSS 5 Versi Baru ke Game yang Belum Didukung

Modder menguji model DLSS 5 terbaru di Forza Horizon 6…