Twitter Diblokir di Mesir

Reading time:
January 26, 2011

egypt flagMesir memang sedang mengalami pergolakan politik saat ini. Dengan pergerakan massa dan demonstrasi yang meluas, posisi Mubarak sebagai orang terkuat di Mesir mulai terancam. Kita tidak akan membahas masalah ini dari segi politik, namun yang lebih berhubungan dengan teknologi itu sendiri, khususnya dunia maya. Mesir menjadi salah satu bukti nyata tambahan, bagaimana kekuatan informasi yang bergerak di situs jejaring sosial dapat menjadi senjata yang mematikan. Pemerintahan dunia mulai melihatnya sebagai sebuah ancaman.

Pemerintah Mesir akhirnya memutuskan untuk melakukan blokir akses terhadap situs jejaring sosial Twitter dan berbagai aplikasi yang berhubungan dengannya karena dianggap bertanggung jawab terhadap aksi demonstrasi besar-besaran di negara tersebut. Situs jejaring sosial dengan jumlah pengguna ratusan juta di seluruh dunia itu memang dijadikan sebagai media utama para pendemo untuk saling berkomunikasi dan menghimpun kekuatan, termasuk mengumpulkan massa. Oleh karena itu, Mesir dengan cepat melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan blokir terhadapnya.

twitter egypt block

Kepala Komunikasi Twitter, Sean Garrett mengkonfirmasikan pemblokiran tersebut. Melalui akun PR Twitter yang baru, Garrett menuliskan “We can confirm that Twitter was blocked in Egypt around 8am PT today. It is impacting both Twitter.com & applications” yang sekaligus merupakan jawaban berbagai spekulasi yang sempat beredar tentang masalah akses terhadap Twitter yang terjadi di Mesir. Walaupun demikian, cukup banyak warga Mesir yang mengaku masih dapat mengakalinya dengan proxy dan tetap dapat mengakses Twitter secara tersembunyi.

Sekali lagi, kasus seperti ini menunjukkkan pengaruh yang dapat dihasilkan oleh sebuah situs jejaring sosial jika digunakan secara maksimal. Dari sekadar mengatur event hingga mengumpulkan massa dalam jumlah besar untuk melakukan pergerakan melawan negara dapat dilakukan di sini. Tidak heran jika daftar negara yang memutuskan untuk memblokirnya semakin bertambah. Sebuah dilema dihasilkan, lebih penting ketahanan negara atau hak untuk sebuah kebebasan informasi?

egypt protest
Source Gambar : Reuters
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…