BrainDriver: Gunakan Otak Anda untuk Menyetir

Reading time:
February 23, 2011

Mimpi dan imajinasi yang tertuang di film-film sci-fi memang sedikit banyak membuat para ahli untuk “iseng” melakukan penelitian tentang perangkat-perangkat canggih yang mungkin dapat digunakan manusia di masa depan. Salah satunya adalah mobil yang akan menjadi idaman semua orang di masa depan. Mobil yang satu ini memiliki teknologi yang terhubung dengan otak manusia sehingga ia bisa digerakkan hanya dengan kekuatan pikiran. Teknologi tersebut terletak pada headset—yang sebenarnya didesain untuk video game—yang akan digunakan pengemudi selama menyetir. Pengemudi hanya perlu memikirkan untuk belok kanan, kiri, maju dan mundur. Hal ini bisa terjadi karena headset tersebut memiliki sensor yang terkoneksi melalui teknologi wireless dengan bagian-bagian lain mobil.

autonomos

Teknologi BrainDriver bekerja dengan perlengkapan video kamera, radar, dan sensor laser yang akan memberikan tampilan 3D atas lingkungan sekitar. Pengemudi lalu menggunakan sebuah headset khusus dengan 16 buah sensor yang akan menangkap sinyal elektromagnetik otak. Sinyal tersebutlah yang akan diinterpretasikan oleh komputer yang bisa “dilatih” untuk memahami perbedaan pola-pola dasar tertentu, seperti ‘kanan” dan “kiri”.

braindriver

Teknologi ini diciptakan oleh tim AutoNOMOS, bagian dari grup Artificial Intelligence, Universitas Freie, Berlin. Tim tersebut menyatakan bahwa teknologi ini hanya sebagai sebuah pembuktian bahwa kekuatan pikiran dapat dijadikan jalan untuk mengendarai mobil. Hingga kini, teknologi ini belum direncanakan untuk dikembangkan lebih luas dan digunakan untuk kepentingan komersial. Berdasarkan tes yang telah dilakukan, teknologi ini bekerja secara normal walaupun terdapat jeda beberapa detik pada saat perintah diluncurkan sampai mobil merespon perintah tersebut.

Pengetesan teknologi ini dilakukan dengan sangat hati-hati. Oleh karena masih berupa sebuah konsep dan jauh dari sempurna, teknologi ini dites di sebuah landasan pacu pesawat di bandara. Jadi, jangan pernah mencontoh percobaan di atas. Don’t try this at home!

Source: dailymail

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…

Gaming

August 15, 2026 - 0

Crimson Desert Siap Dibawa ke Switch 2 pada 2027

Crimson Desert dipastikan menuju Nintendo Switch 2 pada paruh pertama…
August 15, 2026 - 0

Epomaker Hadirkan Headset Gaming Pertamanya, Dengan Harga Terjangkau

Epomaker GX1 hadir sebagai headset gaming open-back di bawah US$50,…
August 15, 2026 - 0

Bocoran MMO HoYoverse Baru, Nodusfall, Perlihatkan Gameplay ala Monster Hunter

Bocoran dari MMO baru HoYoverse, Nodusfall, muncul ke permukaan dan…
August 15, 2026 - 0

RIFTSTORM Resmi Masuk Early Access di Steam

Co-op Looter Shooter RIFTSTORM buatan Confiction Labs dan Agate resmi…