Gaming dengan Notebook Sandy Bridge: Axioo Neon HNM
Simulasi

The Sims 3: Late Night
Mana mungkin kami melupakan game ini? Game yang telah memesona jutaan wanita di seluruh dunia dan menelantarkan banyak lelaki ini harus ada dalam daftar game kami! Anda tentu ingin tahu kemampuan notebook ini dalam memainkan game ini, bukan? Jadi, sekarang Anda dapat membawa The Sims 3 ke mana pun dan dapat dimainkan kapan pun Anda mau! Seperti game yang lain, kami mencoba memainkan game ini dengan menggunakan setting terendah terlebih dahulu. Setting yang digunakan adalah resolusi 1366×768 dengan semua efek dimatikan serta setting graphics Low. Berita baik untuk Anda; notebook ini dapat berjalan dengan sangat baik pada setting ini! Game berjalan dengan sangat lancar dengan tingkat frame rate 85 fps.
Langkah selanjutnya kami meningkatkan setting ke Medium guna mendapatkan gambar yang lebih menarik. Pada setting ini, notebook juga dapat menjalankan game dengan baik dan frame rate berkisar 75 – 40 fps. Lalu bagaimana dengan setting tertinggi? Apakah notebook ini masih mampu menjalankan tugasnya dengan baik? Ternyata, game ini juga masih dapat berjalan dengan baik di setting tertinggi. Dengan catatan Anda tidak menghidupkan setting Advance Rendering.
Kesimpulan: Para pecinta The Sims 3, bergembiralah! Anda dapat memainkan game kesayangan Anda ini di mana pun dengan menggunakan notebook ini. Kini Anda dapat pergi ke cafe dan bermain The Sims 3 sepuasnya; tanpa gangguan pacar, suami, anak, pembantu, orang tua, dan cucian yang menumpuk!
Role Playing Game

Dragon Age Origins
Anda telah melihat kemampuan notebook ini dalam memainkan game action dan simulasi. Bagaimana dengan game RPG? Apakah notebook ini masih dapat mempertahankan pamornya sebagai notebook berkinerja tinggi yang murah? Apalagi game ini memiliki cukup banyak hal yang dapat membuat komputer terbatuk-batuk ketika menjalankannya, seperti kualitas tampilan yang bagus, detail yang tinggi, dan efek cahaya lingkungan yang cukup baik.
Untuk melihat kemampuannya, kami kembali mencoba setting terendah dari game ini, yaitu resolusi 1024×768, graphics detail Low, texture detail Low, Anti-aliasing Off, dan V-sync Off. Kami mencoba memainkannya melalui beberapa jam pertama dan hasilnya cukup memuaskan! Kami merasakan permainan yang mulus dengan tingkat frame rate 70 – 40 fps. Pertarungan dengan banyak musuh berjalan dengan lancar dan tidak ada penurunan kinerja yang berarti.
Kemudian, kami mencoba menggunakan setting Medium dengan tetap mempertahankan Anti-aliasing Off dan V-sync Off. Karena, kedua opsi graphics tersebut sebenarnya tidak terlalu Anda butuhkan bila Anda bukan pemerhati tampilan yang sangat perfeksionis. Pada setting Medium tersebut, game masih berjalan dengan baik dan tingkat frame rate yang kami temui berkisar 50 – 35 fps. Kisaran yang sangat dapat diterima untuk game yang dimainkan dari jarak kamera yang cukup jauh di atas karakter yang dimainkan.
Bagaimana dengan setting High? Apakah masih dapat dimainkan dengan cukup nyaman? Ya, kami masih dapat memainkan game ini dengan baik! Walaupun kisaran frame rate berada pada 40 – 25 fps, kami tidak merasakan penurunan performa yang sangat jauh.
Kesimpulan: Bisakah notebook ini memainkan Dragon Age Origins? Jelas bisa! Performanya juga masih terjaga di batas yang aman dan dapat dimainkan dengan nyaman.














