Gaming dengan Notebook Sandy Bridge: Axioo Neon HNM

Reading time:
February 21, 2011

Real Time Strategy

Starcraft 2

Game ini memiliki satu ciri khas yang sangat jelas dan setiap komputer yang akan memainkannya diminta untuk mampu menjalankan hal tersebut: kecepatan! Game ini merupakan RTS yang mengutamakan kecepatan di atas segalanya! Anda memang butuh komposisi strategi yang baik untuk memenangkan setiap pertempuran dalam game ini. Namun, ketika melawan musuh di mode multiplayer online, siapa yang lebih cepat memiliki pasukan yang kuat, dia mendapatkan keunggulan!

Oleh karena itu, kami mengharapkan notebook ini mampu memberikan kecepatan dan kelincahan dalam permainan. Untuk melihat hal itu, kami mencoba memainkan game ini pada setting terendah, yaitu resolusi 1360×768, V-sync Off, texture quality Low, dan graphics quality Low. Pada setting ini, kami berhasil mendapatkan bentuk permainan yang kami inginkan! Dengan catatan unit yang berperang berada di bawah 100 unit. Ketika lebih dari 100 unit bertempur, frame rate menurun dari 50 – 20 fps menjadi di bawah 10 fps.

Kami mencoba meningkatkan kualitas tampilan dan melihat efeknya pada performa notebook ini. Ternyata, pada tingkat Medium permainan menurun hingga 30 fps dan pada setting High di bawah 20 fps. Jadi, game ini masih dapat Anda mainkan pada setting Medium. Namun, setting ini tidak kami sarankan.

Kesimpulan: Selama Anda menjaga setting pada Low, Anda dapat bermain dengan cukup nyaman. Walaupun tampilannya tidak akan sebagus yang Anda harapkan dari game RTS paling populer hingga saat ini. Setidaknya, Anda dapat bermain Starcraft 2 di mana pun! Hasil pengujian ini menunjukkan peningkatan yang jauh lebih baik dibandingkan kinerja  Intel Core 2010 terdahulu, bahkan bisa bersaing dengan VGA discrete notebook kelas menengah ke bawah.

Cocok Untuk Bermain Game?

Apakah VGA dari prosesor Sandy Bridge pada notebook Axioo Neon HNM ini membuatnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bermain game Anda? Dari lima game yang kami coba mainkan pada notebook ini, hanya satu game yang berjalan tidak memuaskan. Jadi, menurut kami jawabannya adalah ya! Anda dapat menggunakan notebook ini untuk gaming! Sayangnya, setting game yang dapat Anda gunakan untuk bermain dengan nyaman sebaiknya terbatas di setting rendah saja. Namun, bila Anda menyukai game casual seperti Angry Birds atau Plants vs Zombies, notebook ini sudah lebih dari cukup!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Bodi Lenovo Legion Pro 5 Gen 10 Form Factor Clamshell.…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…