MEB, Perusahaan Patungan Antara Metrodata dan Synnex

Author
Deliusno
Reading time:
February 23, 2011

PT Metrodata Electronic  merupakan salah satu perusahaan distributor TI yang sukses di Indonesia. Mereka telah berhasil menggandeng beberapa vendor besar untuk bekerjasama, sebut saja Adobe, Alcatel-Lucent, APC, ASUS, Hewlett Packard, IBM, dan masih banyak lagi. Namun, kesuksesan yang mereka rasakan selama ini tidak membuat Metrodata puas. Selama beberapa bulan terakhir, mereka terus mencari cara untuk mengembangkan bisnisnya. Oleh karena itu, mereka membuat langkah bisnis yang cukup mengejutkan, mereka “menikah” dengan perusahaan distributor kelas internasional, Synnex.

IMG 6725
Mr. David Tu (kiri), General Manager Group Business Development of SynnexSusanto Djaja (tengah), Presiden Direktur PT. Metrodata Electronics, Tbk., Agus Honggo Widodo (kanan), Presiden Direktur PT. Metrodata e-Bisnis, saat memnberikan keterangan mengenai "pernikahan" ini

Metrodata membentuk perusahaan patungan (joint venture agreement) dengan Synnex Technology International Corp. Hasilnya terbentuk sebuah perusahaan “baru” yang memiliki nama PT Metrodata E-Bisnis (MEB). Sebenarnya, MEB telah cukup lama berdiri. Perusahaan yang merupakan anak perusahaan dari Metrodata tersebut menjadi bentuk dari joint venture tersebut.

Untuk mencapai kerjasama ini, MEB mengeluarkan modal saham dengan menerbitkan 150.000 saham baru kepada Synnex dengan nilai nominal Rp1.000.000,- per saham. Dengan total pengeluaran Rp1.5 miliar, Synnex dan Metrodata sama-sama memiliki 50% saham.

Apa yang menjadi dasar pemikiran Metrodata untuk melakukan joint venture dengan Synnex? Synnex adalah perusahaan distributor TI besar dengan skala internasional. Selama ini, Metrodata baru bermain di bisnis distribusi TI, sedangkan Synnex sudah bermain lebih dari itu. Synnex juga memiliki bisnis di bidang perangkat telekomunikasi, produk elektronik untuk konsumer, dan komponen perangkat komputer. Nantinya, MEB akan banyak menjual produk dari Synnex. Produk apa saja yang akan dibawa? Sayangnya, untuk sementara ini, MEB masih merahasiakannya.

IMG 6728
Prosesi tanda tangan kerjasama

Bagaimana dengan perkembangan bisnis mereka selanjutnya? Kita tunggu saja.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 8, 2026 - 0

Xbox Jelaskan Strategi Game Eksklusif Terbaru Yang Mereka Adopsi

Xbox akhirnya menjelaskan arah strategi eksklusivitas mereka ke depannya, sebutkan…
June 8, 2026 - 0

Nintendo Direct Untuk Game First Party Resmi Diumumkan Tanggalnya

Setelah hampir sembilan bulan tanpa Nintendo Direct untuk game first…
June 8, 2026 - 0

Persona 6 Akhirnya Diumumkan Setelah Dinanti Lebih Dari 10 Tahun

Atlus akhirnya mengumumkan Persona 6 di Xbox Games Showcase 2026…
June 8, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Dipastikan Jadi Game Eksklusif Xbox

Gears of War: E-Day dipastikan hanya hadir untuk Xbox Series…