Mobil Listrik Tidak 100 Persen Ramah Lingkungan

Reading time:
February 28, 2011

Harganya yang mahal membuat mobil listrik menjadi kendaraan eksklusif yang menawarkan pilihan bagi mereka yang ingin menyelamatkan dunia dari gempuran emisi kendaraan bermotor. Namun, dari penelitian yang dilakukan terbukti bahwa mobil listrik hampir sama “kotor”nya dengan mobil diesel.

green car vs diesel car

Padahal, alasan para ilmuwan menciptakan mobil listrik adalah untuk menekan produksi emisi yang dihasilkan mobil diesel biasa. Sayangnya, gembar-gembor bahwa mobil listrik adalah kendaraan bebas emisi adalah berita bohong.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan di “Which?” Menyatakan mobil listrik tetap menghasilkan CO2 dengan jumlah yang tidak jauh berbeda dari mobil diesel. Emisi tersebut dihasilkan saat mobil listrik dalam proses pengisian ulang. “Banyak yang mengatakan bahwa mobil listrik menghasilkan nol emisi. Klaim ini tentu saja tidak tepat mengingat para pengembang mobil listrik masih menggunakan stasiun pengisian ulang konvensional yang menghasilkan karbon akibat pembakaran bahan bakar,” ujar salah satu ilmuwan.

Untuk membuktikan teori tersebut, Which? melakukan pengetesan terhadap tiga mobil listrik dari merek yang berbeda. Contohnya, saat diisi ulang, mobil listrik Smart Fortwo dengan harga sekitar £21.000 menghasilkan emisi setara dengan 84 g/km, sedangkan versi dieselnya yang berharga £9.540 menghasilkan 103 g/km. Mobil listrik Nissan Leaf dengan harga £23.990 menghasilkan setara dengan 81 g/km, sedangkan mobil diesel Volkswagen Golf 1.6 TDi Bluemotion yang berharga £16.830 menghasilkan 108 g/km. Perbandingan juga dilakukan kepada mobil listrik Mitsubishi i-MiEV (£24.045) dengan mobil diesel Suzuki Splash (£10.410) yang masing-masing menghasilkan emisi (setara dengan) 68 g/km dan 131 g/km.

Walau begitu, penggunaan mobil listrik di kota-kota maju masih menjadi pilihan terbaik untuk mengurangi pencemaran udara akibat gas buang. Editor Which?, Richard Headland mengatakan bahwa mereka mendukung upaya penciptaan mobil yang lebih ramah lingkungan, namun tidak setuju dengan klaim “bebas emisi” yang selama ini sudah terlanjur tersebar luas di masyarakat dunia.

Apakah klaim “bebas emisi” akan benar-benar terwujud di masa depan? We’ll see!

Sumber: Dailymail.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…
June 12, 2026 - 0

Final Fantasy VII: Revelation Hapus Beberapa Konten Dari Versi Original

Square Enix hapus beberapa konten dari versi original untuk Final…
June 12, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Siapkan PHK Massal Pada Juli 2026

Xbox dikabarkan bersiap lakukan PHK massal setelah tahun fiskal ini…