NostalGame: Parasite Eve

Reading time:
February 27, 2011

Hal Yang Saya Tidak Sukai Dari Parasite Eve

Walaupun saya menganggap game ini tanpa cacat, tetapi setelah dipikir beribu kali, ada beberapa bagian yang membuat game ini tidak begitu sempurna. Ketika saya memainkannya pada tahun 1998, mungkin hal ini tidak terasa dan justru sangat membantu saya. Namun, gamer terkadang memiliki sifat aneh yang membuatnya suka disakiti dan selalu mencari tantangan yang lebih besar. Berikut pendapat saya mengenai hal tersebut!

Satu Jenis Peluru Untuk Semua Senjata

Ya, menurut saya satu peluru untuk semua senjata adalah salah! Memang, hal ini membuat game menjadi lebih dapat dinikmati karena saya tidak perlu membawa beragam senjata dalam satu pertarungan. Namun, hal ini pula yang membuat game ini menjadi terlalu mudah untuk dimainkan. Setidaknya untuk saya di tahun 2011 ini. Seandainya game ini memiliki jenis peluru 9mm untuk pistol yang mudah ditemukan tetapi kekuatan lemah dan peluru kaliber 5.56 untuk rifle M16A1 yang jarang ditemukan tetapi lebih kuat, maka saya akan lebih menggunakan strategi untuk bertempur. Saya akan menggunakan pistol untuk menyerang musuh biasa dan rifle untuk melawan boss.

parasite eve 011
Sayangnya, tidak ada variasi jenis peluru

Variasi Serangan Musuh

Setelah lama memainkan game ini, saya menyadari satu hal; serangan musuh begitu mudah diprediksi. Biasanya, musuh hanya menggunakan dua atau paling banyak tiga variasi serangan saja. Ya, saya menyadari bahwa game ini dibuat pada saat variasi serangan musuh tidak serumit sekarang. Namun, bila serangan boss juga mudah ditebak, tentu hal ini akan memudahkan permainan ‘kan? Bahkan, Eve juga seringkali hanya menggunakan satu jenis serangan saja, dan serangan itu begitu mudah ditebak!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Bodi ASUS TUF Gaming 16 Form Factor Clamshell atau Laptop…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Bodi Axioo Hype 5 AMD X6-11 Form Factor Clamshell atau…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Aluminum yang…

Gaming

October 18, 2026 - 0

ATK Luncurkan F1 V3 Ultimate+ & RS7 Air HE Edisi Pikachu

ATK merilis mouse gaming F1 V3 Ultimate+ dan keyboard magnetic…
October 18, 2026 - 0

Razer Umumkan Headphone Gaming Wireless Barracuda V2 Pro

Razer Barracuda V2 Pro hadirkan pengalaman headset gaming berkualitas dengan…
October 17, 2026 - 0

GTA 6 Rilis Trailer Final, Fokuskan Kisah Jason dan Lucia

GTA 6 hadirkan trailer ketiga dan terakhir sebelum rilis pada…
October 17, 2026 - 0

Politisi Amerika Wacanakan RUU Perlindungan Kepemilikan Game

Politisi Amerika Serikat mengajukan RUU Power To The Players Act…