Adiksi dan Dampak Negatif Pornografi di Amerika

Reading time:
March 7, 2011

“Mana yang akan Anda pilih: Seks atau Makanan?” Bagi saya, ini adalah salah satu pertanyaan yang paling sulit untuk dijawab karena keduanya adalah kebutuhan biologis setiap manusia. Kenyataan ini juga menjadi alasan di balik kesuksesan bisnis makanan (dari restoran hingga acara televisi) dan pornografi. Namun sama halnya dengan makanan, terlalu banyaknya konten pornografi juga memiliki pengaruh yang negatif.

Porn USA

Sebuah penelitian di Amerika menunjukkan data statistik yang cukup mencengangkan mengenai bisnis pornografi, jumlah penontonnya, serta akibat dari adiksi seks. Pornografi adalah bisnis yang besar dan bernilai sekitar US$13 milyar. Nilai ini ternyata melebihi pendapatan perusahaan besar yang bergerak di bidang teknologi, seperti Microsoft, Google, Amazon, Yahoo, dan Apple. Bagaimana tidak? Setiap 30 menit ada satu film porno yang diproduksi dan setiap detiknya mereka menarik perhatian 30 ribu penonton. Kehadiran internet memegang peranan penting dalam distribusi film porno di Amerika, apalagi 89% situs porno yang ada dibuat oleh negara tersebut.

Seks adalah topik yang paling populer dicari di internet. 25% dari seluruh pencarian di internet (atau sekitar 68 juta pencarian per hari) berhubungan dengan topik seks. 42,7% dari keseluruhan pengguna internet pun membuka situs-situs yang menawarkan konten pornografi. Para penonton tidak hanya mencari di internet tetapi juga saling berbagi konten pornografi melalui email. 2,5 milyar email atau sekitar 8% dari keseluruhan email yang dikirim per hari memiliki konten pornografi di dalamnya. Konten pornografi yang beredar ternyata tidak hanya dinikmati oleh kaum Adam. Berdasarkan data pada penelitian ini, 72% penikmat konten pornografi adalah pria dan 28% lainnya wanita.

Porn Poster

Sudah jelas ada dampak negatif dari terlalu banyak menonton film porno. Di Amerika ada sekitar 200 ribu orang yang kecanduan pornografi dan seks. Penghitungan ini didasarkan pada jumlah waktu yang diluangkan masing-masing orang untuk menikmati konten pornografi, yaitu melebihi 11 jam dalam satu minggu. Salah satu aspek yang terpengaruh dampak negatif dari adiksi ini adalah keinginan berhubungan seks dengan pasangan. Tercatat lebih dari 50% penikmat konten pornografi telah kehilangan keinginan berhubungan seks dan sepertiga dari pasangannya juga merasakan hal yang serupa. Dengan hilangnya minat untuk berhubungan seks, hubungan pernikahan pun ikut terancam. Penggunaan pornografi meningkatkan kemungkinan terjadinya perselingkuhan hingga tiga kali lipat dan didapatkan 40% pecandu seks akhirnya bercerai. Dari semua kasus perceraian di Amerika, tercatat 56% di antaranya diakibatkan oleh obsesi salah satu dari pasangan terhadap situs porno.

Walaupun penelitian ini dilakukan di Amerika, bukan berarti dampak negatif dari konten pornografi dan adiksi seks tidak akan terjadi di negara lain. Kita perlu mengevaluasi ulang penggunaan internet dan konten pornografi yang dinikmati. Para orangtua juga harus dapat secara terbuka mengontrol (bukan menghentikan) penggunaan internet oleh anaknya. Dengan begitu, kemungkinan kita terhindar dari fenomena adiksi seks dan dampak negatifnya dapat menurun.

Source: Various

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…