HoverAir Versa Gabungkan Kamera Gimbal dan Drone dalam Satu Perangkat
HoverAir memperkenalkan perangkat baru bernama Versa yang membawa konsep unik di dunia kamera dan drone. Perangkat ini dapat berubah dari kamera gimbal genggam menjadi drone terbang hanya dengan memasang modul sayap tambahan. Konsep modular semacam ini menjadikan Versa sebagai perangkat yang menggabungkan dua fungsi sekaligus dalam satu bodi yang lebih praktis.
HoverAir Versa hadir sebagai solusi bagi traveler atau solo creator yang sering merekam konten sendirian. Jadi, kita bisa mengambil video handheld dengan gimbal atau beralih ke aerial shot tanpa perlu membawa drone terpisah. Pendekatan ini berpotensi mengurangi beban bawaan saat traveling atau membuat konten di luar ruangan, sekaligus menyederhanakan perpindahan dari kamera handheld ke drone.
Desain HoverAir Versa
Saat digunakan sebagai kamera genggam, HoverAir Versa menawarkan sistem gimbal 3-axis untuk menjaga hasil video tetap stabil. Setelah modul sayap dipasang, perangkat ini dapat lepas landas dan terbang tanpa controller dengan mengandalkan AI tracking. Konsep modular seperti ini menjadi pembeda utama dibanding kamera pocket gimbal atau drone selfie yang selama ini hadir sebagai dua kategori perangkat terpisah.
HoverAir mencoba menggabungkan keduanya dalam satu ekosistem sehingga pengguna tidak perlu memilih antara kamera genggam atau drone. Sayangnya, HoverAir masih belum mengungkap spesifikasi kamera, kapasitas baterai, kemampuan perekaman video, maupun harga resminya. Menurut kabar yang beredar, perangkat ini disinyalir akan hadir di platform crowdfunding Indiegogo pada bulan Agustus mendatang.
Baca Juga: HoverAir X1 Resmi Rilis di Indonesia, Drone Mini Berteknologi AI
Kalau konsep kamera yang bisa berubah menjadi drone seperti ini benar-benar terwujud, menurut kalian apakah HoverAir Versa bisa menjadi alternatif menarik untuk kamera gimbal genggam atau drone selfie yang ada saat ini?



















