Apacer ARES DDR3-2400CL9 4 GB: Bandwidth Ekstra bagi Sandy Bridge
Performance – Synthetic Test
Synthetic Benchmark atau benchmark sintetik adalah program yang diciptakan secara khusus untuk menguji komponen PC di aspek-aspek tertentu. Namun perlu diingat, benchmark sintetik adalah simulasi dari aplikasi/program yang kita jalankan pada kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kemungkinan terdapat perbedaan performa antara benchmark sintetik dengan aplikasi real-life.
Benchmark sintetik yang kami gunakan untuk menguji memori adalah AIDA64 Memory Benchmark versi 1.50.1200 dan SuperPI XS 1.5, 32M calculation.
Aplikasi AIDA64 (dahulu bernama Everest) sangat populer di kalangan tester/reviewer untuk menguji performa memori mereka. Ini disebabkan karena aplikasi tersebut memang sangat dipengaruhi performa subsistem memori, antara lain frekuensi kerja memori, frekuensi memory controller di sistem, dan juga latency dari memori yang digunakan.



SuperPI adalah satu dari beberapa benchmark favorit para overclocker. Selain dipengaruhi clockspeed CPU yang digunakan, benchmark single-thread ini juga dipengaruhi kecepatan sub-sistem memori. Sistem yang memiliki CPU clockspeed sama bisa memiliki hasil yang berbeda jika frekuensi dan/atau latency memorinya berbeda.

Sesuai dugaan, RAM ini memiliki bandwidth yang luar biasa, baik Read maupun Write. Kami mencatat ada peningkatan Read bandwidth dan Latency hampir 40% dibanding nilai baseline kami. RAM DDR3-2246 ini juga dapat mempersingkat waktu kalkulasi SuperPI 32M sebanyak kurang lebih 25 detik dari DDR3-1333.













