Review G.Skill RipJawsX F3-12800CL7D-4GBXM

Reading time:
March 14, 2011

Test Setup

Berikut ini adalah setup sistem yang kami gunakan pada pengujian RAM:

  • Prosesor : Intel Core i7 2600K @ 3800Mhz ( 38 x 100)
  • Motherboard : MSI P67A-GD65 , BIOS 1.8
  • Memori : G.Skill RipjawsX F3-12800CL7D-4GBXM (DDR3-1600CL7-8-7-24 , 1.5V, 2x2GB)
  • Graphic Card : MSI GTX460 Hawk Talon Attack 1GB GDDR5
  • Storage : G.Skill Phoenix PRO SSD 60GB (FM-25S2S-60GBP2)
  • Power Supply : Antec True Power Quattro 1200W OC version
  • Heatsink : Thermalright Venomous-X
  • Monitor : LG 24”, 1920×1080
  • OS : Windows 7 Ultimate 64-bit
  • Driver VGA : nVIDIA Forceware WHQL 266.58

Test Setup Notes :

Dalam semua pengujian, kami mematikan semua fitur power saving pada CPU dan juga OS untuk menjaga hasil kami agar tetap konstan. SSD yang kami gunakan juga selalu di-secure erase sebelum proses instalasi OS untuk memastikan performanya tetap maksimal dan tidak mengganggu konsistensi pengujian.

Prosesor Core i7-2600K di-fixed pada speed 3800Mhz, karena ini adalah batas atas frekuensi turbo boost default yang ada pada prosesor i7 2600K , sehingga hasil kami tidak akan terlalu berbeda jauh dengan hasil user biasa yang menjalankan sistemnya pada keadaan default.

Sebagian besar voltage yang kami gunakan pada pengujian adalah voltage AUTO atau default, kecuali :

  • VCore (CPU Voltage): diset ke 1.2V , dengan Loadline Calibration Default
  • VccIO (CPU I/O Voltage) : diset ke 1.15V atau 1.2V jika dibutuhkan
  • VDimm (DRAM Voltage) : Jika ada XMP, kami menggunakan VDimm dari XMP, jika tidak ada maka kami akan menggunakan voltage yang tertera pada spesifikasi produk.

Pada akhirnya, kami juga menyertakan performa RAM DDR3-1333 CL9-9-9-24 1T 2x2GB sebagai baseline performance untuk perbandingan, karena sebagian besar user PC menggunakan konfigurasi tersebut pada keadaan default.

XMP (Xtreme Memory Profile)

Dulu,para user harus men-setting RAM mereka secara manual, dari mulai frekuensi kerja RAM, latency(timing), dan juga voltage. Namun, dengan makin berkembangnya teknologi, para produsen hardware membuat proses setting ini menjadi lebih mudah dengan memperkenalkan teknologi XMP(Xtreme Memory Profile). Dengan menggunakan platform dan memori yang men-support XMP, user dapat menjalankan memori mereka dengan speed, timing dan voltage yang ditentukan produsen dengan hanya me-load XMP ini di BIOS motherboard yang digunakan.

G.Skill RipJawsX F3-12800CL7D-4GBXM memiliki satu buah profil XMP, berikut penjabaran konfigurasi XMP dari RAM ini secara mendetil , seperti yang di-report oleh aplikasi MSI Control Center 2.

*Klik untuk memperbesar*

RipjawsX1600C7 XMPss

Sesuai dengan spesifikasi pada box, XMP diset pada DDR3-1600, CL7-8-7-24, 1.5V. Uniknya, Command Rate pada RAM ini selalu terdeteksi pada 1T, bukan 2T seperti yang tertera pada website. Kami mencoba beberapa motherboard yang lain dan mendeteksi hasil yang sama, yaitu command rate selalu terdeteksi pada 1T pada keadaan AUTO maupun ketika XMP aktif.

Anda juga perlu mengetahui, bahwa pada keadaan AUTO (Load Optimized Default) pun RAM ini sudah terdeteksi pada DDR3-1600 CL9-9-9-28 1T, dan bukan DDR3-1333CL9-9-9-24 1T seperti yang biasa ditemui pada kebanyakan memory kit.

Baiklah, mari langsung kita lihat performa memori dari G.Skill ini!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Sony Beri Dana Kepada Lebih Dari 120 Proyek Game Indie

Dukungan Sony terhadap pengembangan game indie kembali diperlihatkan, dengan dukung…
May 13, 2026 - 0

Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom

Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan…
May 13, 2026 - 0

Katsuhiro Harada Dirikan Studio Game Baru Bersama SNK

Katsuhiro Harada yang dikenal sebagai bapak dari seri Tekken baru…
May 13, 2026 - 0

Rumor: Assassin’s Creed Hexe Diklaim Akan Bawa Kembali Ezio Auditore

Rumor seputar Assassin's Creed Hexe semakin menggila dengan munculnya klaim…