Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra 1

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama di Indonesia dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3. Ini cukup mengejutkan yah karena biasanya Laptop Bisnis dengan prosesor terbaru dirilis beberapa bulan setelah Laptop Consumer-nya keluar. Tapi yang satu ini dirilis berbarengan dengan seri Zenbook dan Vivobook.

ASUS ExpertBook Ultra 4

Jadi sekencang apa prosesor Intel Core Ultra Series 3 di Laptop Bisnis? Sebelum itu kita cek dulu speknya!

Spesifikasi Utama ASUS ExpertBook Ultra (2026)

ASUS ExpertBook Ultra 3

Processor

  • Intel Core Ultra X7 358H
  • Fabrikasi – Intel 18A
  • Base Power – 25 Watt
  • 16-Core / 16-Thread yang terdiri dari
    • 4 Performance Core
    • 8 Efficient Core
    • 4 Low Power Efficient Core
  • Intel Smart Cache – 18 MB

Integrated Graphics

  • Intel Arc B390 GPU dengan 12 Xe-cores.
    • Tentunya IGP ini mendukung fitur “Intel XeSS 3” dengan Multi Frame Generation 4X-nya.
    • Ini berarti kita bisa memainkan Game AAA tertentu dengan Frame Rate, bukan puluhan, tapi ratusan FPS.
    • Ga cuman itu, IGP ini juga mendukung akselerasi Hardware untuk Encode dan Decode Video AV1 serta Decode Video H.266.

NPU

  • Intel AI Boost dengan kemampuan hingga 50 TOPS
    • Jadi Laptop ini dapat menjalankan fitur Copilot+ PC seperti Recall, Cocreator, dan Live Captions.

Memory/RAM

  • 32 GB LPDDR5X 8533 MHz Dual Channel 128-bit
    • Sayang sekali, Laptop ini ternyata tidak menggunakan RAM 9600 MHz.
    • Padahal prosesornya mendukung kecepatan sekencang itu.
    • Hal ini membuat performa IGP jadi sedikit kurang kencang.
    • Tapi nanti kita lihat apakah performanya jadi turun jauh atau tidak di bagian pengujian.
    • Tentunya ini RAM Onboard yah jadi tidak bisa di-Upgrade.

Storage

  • 1 TB SSD M.2 NVMe PCIe Gen 4 x4
    • Menariknya, slot M.2 ini mendukung SSD PCIe Gen 5 jadi bisa kita Upgrade ke SSD yang “kencang banget”.
ASUS ExpertBook Ultra 5

Wireless Connectivity

  • Menggunakan modul Intel yang mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth V6, bukan Bluetooth V5 lagi.
    • Tentunya Bluetooth Laptop ini tetap kompatibel yah dengan perangkat Bluetooth versi-versi sebelumnya.

Battery Capacity

  • 70 Wh

Operating System

  • Windows 11 Pro 25H2
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…

Gaming

August 1, 2026 - 0

Zelda: Ocarina of Time Berhasil Berjalan Native di iPadOS

Developer memanfaatkan AI untuk membawa Zelda: Ocarina of Time berjalan…
August 1, 2026 - 0

Steam Machine Tambahkan Support AMD FSR 4.1 Demi Tingkatkan Kualitas Visual

Valve menghadirkan FSR 4.1 ke Steam Machine, teknologi visual AMD…
July 31, 2026 - 0

Clair Obscur Versi Switch 2 Sulit Terwujud Akibat Gunakan Unreal Engine 5

Sandfall menyebut Unreal Engine 5 bantu mewujudkan Clair Obscur: Expedition…
July 31, 2026 - 0

Apacer Prediksi Pasokan DRAM Anjlok 70% di 2027 & Naikkan Harga Hardware Gaming

Apacer prediksi pasokan DRAM turun 70% pada 2027 akibat AI,…