Review Notebook MSI GT680: Naga Bermesin Intel dan NVIDIA

Author
Bimanto
Reading time:
March 28, 2011
lp uh

Kami ingin menguji kemampuan Dx11 yang ada di graphics card yang disertakan. Oleh karena itu, kami mulai melakukan benchmark dengan menggunakan game Lost Planet dan Unigine Heaven. Kami juga membebani NVIDIA GTX460M dengan feature Tesselation. Feature Tesselation merupakan senjata yang mematikan bagi graphics card karena feature tersebut akan membuat gambar 3D lebih menonjol. Feature tersebut akan menguras tenaga GPU dan CPU. Saat memainkan game Lost planet, Anda masih dapat mengatur settingan game ini di resolusi natif dengan future Dx11 medium, tetapi ada beberapa settingan yang harus Anda turunkan ke medium. Pada benchmark systetis Unigine Heaven, Anda dapat melihat hasil yang didapat dengan settingan tinggi hanya mencapai 25.2 FPS pada settingan benchmark normal.

l4d1 l4d21

Pada game Left4Dead, kombinasi antara CPU dan GPU membuat game ini berjalan dengan sangat mulus di resolusi natif dan settingan tinggi. Hal tersebut membuat kami mulai melakukan settingan AA dan Vsync ke posisi on dan tertinggi. Ternyata hasil yang didapatkan masih sangat nyaman untuk dimainkan karena angka FPS berada di atas 50FPS.

re5910

Pada benchmark menggunakan Resident Evil 5, kami mendapatkan sedikit kendala karena resolusi tidak dapat disetting ke natif 1366×768 dan hanya dapat disetting ke resolusi 1280×720, walaupun kami sudah menggunakan driver terbaru nvidia, 266.58. Dengan berat hati akhirnya kami tetap melakukan benchmark dengan resolusi tersebut. Hasil yang didapat pada settingan high cukup membuat gerakan di game 3D ini berjalan mulus. Di settingan lain, seperti Vsync, AA, dan motion blur, kami patok di settingan on dan tertinggi, game ini masih dapat berjalan mulus pada Dx9 dan Dx11.

dirt26

Pada game kategori racing ini, kami melakukan settingan benchmark di resolusi natif dan settingan High. Hasil yang didapat memperlihatkan Dirt2 dapat berjalan dengan mulus di Dx11. Dari hasil tersebut kami lalu mencoba mengaktifkan 8xQCSAA dan ternyata Dirt2 masih dapat mengantongi angka di atas 30FPS.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Bodi ASUS TUF Gaming 16 Form Factor Clamshell atau Laptop…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Bodi Axioo Hype 5 AMD X6-11 Form Factor Clamshell atau…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Aluminum yang…

Gaming

October 21, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Hadirkan Hard Mode Sejak Awal

Tim pengembang Final Fantasy VII Revelation pastikan Hard Mode bisa…
October 21, 2026 - 0

Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa Tetap Bawa Layar yang Sama

Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa bawa kemudahan penggantian baterai,…
October 21, 2026 - 0

Attack Shark R5 Turbo Hadirkan Mouse Esports Dengan Bodi Carbon Fiber

Attack Shark meluncurkan mouse gaming kompetitif R5 Turbo, hadir dengan…
October 21, 2026 - 0

IQUNIX Umumkan Keyboard Gaming Esports EV63 EDG Edition

Keyboard gaming IQUNIX EV63 EDG Edition hadirkan fitur gaming kompetitif…