Review Overclocking NVIDIA GeForce GTX 550 Ti

Reading time:
March 17, 2011

Kesimpulan

Menembus “barrier” 1 GHz pada NVIDIA GTX 550 Ti tergolong gampang-gampang susah. Kemampuan HSF dalam meredam panas dan kemampuan chip itu sendiri menentukan keberhasilan overclocking ini. Pada percobaan kami, untuk menembus clock core 1GHz dibutuhkan tambahan voltase pada graphics card. Anda dapat melihat sendiri berapa clock speed yang kami dapatkan dengan menaikkan voltase graphics card. Selain itu, kami juga terkesan dengan kemampuan overclocking memori pada kedua graphics card yang kami gunakan, mengingat memori chip tidak dilengkapi heatsink.

Peningkatan kinerja pada NVIDIA GTX 550 Ti tergolong memuaskan. Untuk game tertentu, pada resolusi 1920×1080, frame rate yang sebelumnya berada di bawah 30 fps kini meningkat menjadi di atas 30 fps. Hal yang paling menarik, game -game yang telah berjalan dengan frame rate di atas 30 fps kini dapat berjalan lebih mulus dengan adanya ekstra frame rate.

Jika melihat artikel ini tentu Anda tahu bahwa terdapat varian NVIDIA GTX 550 Ti yang dijual dengan clock core 1GHz. Varian NVIDIA GTX 550 Ti dengan clock core 1GHz ini sebenarnya akan memudahkan Anda yang tidak ingin pusing dengan overclocking. Anda dapat langsung menikmati kinerja NVIDIA GTX 550 Ti dengan clock core 1GHz. Akan tetapi, varian seperti ini tentu saja dijual dengan harga lebih mahal. Jika Anda menginginkan kinerja 1GHz dari NVIDIA GTX 550 Ti tanpa ekstra biaya, Anda dapat membeli NVIDIA GTX 550 Ti dengan spesifikasi clock reference untuk kemudian di overclock hingga 1GHz atau batas maksimal kemampuan graphics card tersebut.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Bodi ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA) Form Factor Clamshell atau…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…

Gaming

May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…
May 14, 2026 - 0

Fortnite Resmi Umumkan Kolaborasi dengan Overwatch

Setelah cukup lama hanya jadi rumor, Fortnite akhirnya berkolaborasi dengan…