Review Thermaltake Frio OCK: OverClock King

Reading time:
March 29, 2011
Thermaltake Frio OCK 7

Inilah penampakan Thermaltake Frio OCK yang agak berbeda dengan Thermaltake Frio sebelumnya. Kali ini Thermaltake tidak lagi menggunakan heatpipe 8mm seperti pada Thermaltake Frio sebelumnya melainkan menggunakan heatpipe 6mm sebanyak 6 buah. Heatsink ini pun tampak semakin gagah dan terlihat menarik karena diapit oleh 2 buah kipas biru transparan berukuran 130mm dengan kecepatan maksimal 2100 RPM yang dibungkus dengan penutup (case) plastik Thermaltake.

Thermaltake Frio OCK 8

Kami sempat penasaran dengan heatsink yang berada di bawah “jubah” Thermaltake Frio OCK ini. Maka, kami mencoba melepas “jubah” thermaltake tersebut. Cara melepasnya cukup mudah. Kami hanya perlu mencongkel kedua plastik penahan yang berada di tengah-tengah heatsink. Setelah case plastik tersebut lepas, kami sempat kaget karena sekilas heatsink ini sangat mirip dengan sebuah heatsink yang sudah cukup lama beredar di pasaran yaitu Prolimatech Megahalem.

Thermaltake Frio OCK 5

Thermaltake Frio OCK 6

Entah disengaja atau tidak, bagian dasar (base) heatsink ini memiliki ulir lingkaran seperti bekas cetakan mesin ketika meratakan permukaan tersebut. Walau begitu, permukaannya tergolong halus hingga membuat kami cukup “sibuk” ketika meratakan thermalpaste di atas permukaan tersebut.

Thermaltake Frio OCK 9

Mounting yang tersedia lengkap untuk kedua platform Intel dan AMD dengan cara pemasangan yang sama mudahnya karena backplate dan mur yang disediakan bersifat universal untuk kedua platform tersebut. Anda hanya perlu mengubah mounting atas yang disediakan sesuai keperluan.

Thermaltake Frio OCK 10

Jika dulu Anda sering menemui slot RAM tertutup oleh heatsink besar, sekarang Anda akan sering menemui heatsink yang penempatannya membuat slot RAM memiliki ruang yang sedikit lebih lega. Konfigurasi dual fan di heatsink ini membuat sekelilingnya tampak sedikit penuh.

Thermaltake Frio OCK 11

Thermaltake masih menyediakan sebuah fan controller untuk mengatur RPM kipas untuk berjalan pada Low RPM ataupun High RPM. Sebuah fitur yang sangat menarik karena pengguna heatsink ini dapat memilih ingin menjalankan kipasnya dengan kencang dan bising atau agak pelan tapi jauh lebih sunyi. Terkadang, fan controller ini akan memberikan keruwetan tersendiri bagi pengguna PC jika ingin sering mengatur RPM tersebut karena fan controller ini tidak dapat diletakkan di luar casing ataupun dipasang di expansion slot. Kabelnya yang cukup pendek mengharuskan pengguna heatsink ini menyelipkan tangannya ke dalam casing setiap kali ingin mengatur RPM kipas.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Bodi ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA) Form Factor Clamshell atau…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…

Gaming

May 18, 2026 - 0

PlayStation 5 Pro Akhirnya Resmi Hadir di Indonesia

Setelah menunggu selama satu setengah tahun lamanya, Sony akhirnya resmikan…
May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…