3D Membantu Deteksi Dini Penyakit “Mata Malas” pada Anak

Reading time:
April 4, 2011
eye

Tampaknya, kontroversi mengenai teknologi 3D akan kembali mencuat. Setelah banyak pihak yang mengaku tidak nyaman dengan teknologi yang dapat membuat sebuah gambar seakan “keluar” dari layar tersebut, sekarang justru sebuah hasil penelitian baru menyatakan bahwa 3D dapat membantu pendeteksian mata malas pada anak. Para optometris menyatakan bahwa film 3D atau game konsol 3D dapat membantu pendeteksian dini mata malas pada anak. Michael Duenas, Direktur Asosiasi Health Sciences and Policy, sebuah asosiasi Optometrik Amerika, menyatakan bahwa anak-anak yang tidak bisa melihat efek 3D dapat dicurigai mengidap kelainan mata seperti mata malas. Selain itu, anak-anak yang mengeluh pusing dan mual saat menyaksikan tampilan 3D juga harus mendapatkan pemeriksaan mata sesegera mungkin.

hollywood visionDeteksi dini terhadap mata malas memang harus segera dilakukan. Biasanya, tanda-tandanya sudah dapat terlihat saat anak berusia di bawah enam tahun. Semakin dini penyakit tersebut terdeteksi, kemungkinan untuk sembuh semakin besar karena sistem penglihatan manusia berhenti berkembang pada umur enam tahun.

Mata malas merupakan salah satu kelainan mata yang mengakibatkan menurunnya ketajaman penglihatan di salah satu atau kedua mata. Penyakit ini dapat terjadi karena mata juling, kelainan refraksi mata (minus) yang berbeda jauh, dan jarangnya penggunaan mata untuk melihat di masa perkembangannya.

*Dari berbagai sumber.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 16, 2026 - 0

Valve Dikabarkan Siapkan Panel OLED Untuk Steam Frame VR

Valve dikabarkan tengah mengembangkan panel OLED untuk Steam Frame dengan…
October 16, 2026 - 0

ASUS ROG Xbox Ally X20 Resmi Masuk Indonesia

ASUS ROG Xbox Ally X20 resmi hadir di Indonesia dengan…
October 16, 2026 - 0

Sony Rayakan Ultah Ke-30 Gran Turismo Dengan DualSense Limited Edition

Sony mengumumkan DualSense Gran Turismo Limited Edition guna menyambut datangnya…
October 16, 2026 - 0

Xbox Nano Hadirkan Controller Mungil yang Bisa Dikantongi

Xbox hadirkan controller mungil Xbox Nano yang bisa dikantongi dan…