Preview WWE Allstars: Sensasi WWE yang Jauh Berbeda!

Reading time:
April 13, 2011
WWE Allstars 1

Silakan tunjuk tangan bagi Anda yang menggemari olahraga hiburan gulat Amerika, World Wrestling Entertainment atau WWE. Saya adalah salah satu penggemar berat olahraga ini. Walaupun didesain untuk keperluan hiburan semata, patut diakui bahwa WWE selalu mampu menyajikan plot dan pertarungan yang membuat adrenalin kita ikut terpacu. Entah mengapa, setiap dari kita pasti memiliki satu pegulat idola yang selalu kita jagokan, layaknya sosok seorang superhero. Apakah Anda juga? Saya masih menyanjung tinggi Undertaker dari masa saya mengenal WWE untuk pertama kalinya, hingga saat ini.

WWE tidak perlu diragukan lagi memang salah satu hiburan terbaik di dunia, bagi para pria khususnya. Kita tidak hanya membicarakan kekerasan yang kentara di dalamnya, tetapi juga “seni” akting, gerakan-gerakan sulit, hingga susunan plot yang harus diacungi jempol. Terlepas dari Anda menyukainya atau tidak, eksistensi WWE yang menghibur semakin diakui lewat adaptasi video game nya. THQ adalah developer yang bertanggung jawab atas hal itu sejak masa Smackdown di generasi Playstation dahulu. Memasuki konsol next-gen, franchise ini tak pernah menunjukkan tanda akan mati.

Jika di masa dahulu, semua game yang berhubungan dengan WWE dibangun dengan berusaha menjiplak habis-habisan yang ada di dunia nyata, kali ini THQ hadir dengan konsep yang berbeda. Tidak ada lagi kombinasi tombol dan gerakan kompleks yang membuat game gulat ini semakin sulit dinikmati setiap tahunnya. WWE hadir dengan sentuhan baru yang lebih “komikal”. Mengusung pertarungan jagoan-jagoan legendaris yang kita cintai, THQ menamainya WWE Allstars.

Berbeda dengan game WWE selama ini, kita tidak mendapatkan “update” timeline dari plot yang ada di dunia nyata. WWE Allstars tampil begitu unik, dihadirkan untuk menghadirkan suasana pertandingan yang lebih menghibur. Anda akan merasakan sedikit suasana pertarungan ala Dej Jam, di mana karakter dibuat komikal penuh otot. Semua gerakan juga ditampilkan seolah menghasilkan efek dekstruktif yang menyeramkan, berlebihan, namun dengan eksekusi yang sederhana. Inilah pertama kalinya saya kembali menikmati memainkan sebuah game WWE.

Jangan terlalu berharap untuk mendapatkan visualisasi game dengan kualitas grafis yang mengagumkan, karena memang bukan hal tersebut yang ditawarkan. Namun secara keseluruhan presentasi tokoh gulat yang dihadirkan cukup menarik. Gerakan halus dan penuh dengan signature move yang memorable juga mampu ditampilkan dengan baik. Lantas bagaimana dengan permainan secara keseluruhan? Tunggu saja reviewnya. Untuk sementara ini, silakan nikmati dulu screenshots yang ada untuk memberikan sedikit gambaran tentang game ini. Beberapa memang tampak berbayang, mohon dimaklumi. Sulit sekali untuk menangkap game konsol berframe rate rendah namun dengan gerakan yang cukup cepat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…