Google Ajukan Izin Operasi Mobil Tanpa Pengemudi di Nevada

Reading time:
May 13, 2011

Setelah menuai kontroversi saat menguji mobil otomatis tanpa pengemudi di jalanan California tahun lalu, kali ini Google dengan berani mengajukan penawaran pengoperasian mobil-mobil tersebut di jalanan Nevada. Google berani mengajukan hal tersebut karena mereka yakin mobil tersebut aman digunakan bahkan dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat keteledoran pengemudi.

Toyota Prius automated car

*foto: dailymail

Google melobi dua hal, yaitu pengadaan anggaran untuk lisensi dan tes mobil otomatis dan perizinan untuk melakukan pengiriman pesan di dalam mobil untuk penumpang mobil otomatis. Kedua hal tersebut diharapkan akan didiskusikan oleh anggota legislatif Nevada dan pemungutan suara segera dilaksanakan.

Mobil otomatis yang diuji coba oleh Google merupakan mobil hibrid dengan laser range finder, sensor radar, dan kamera video yang berfungsi untuk mendeteksi lalu-lintas. Selain itu, mobil ini juga dilengkapi peta untuk menemukan rute perjalanan secara otomatis. Mobil ini memiliki sebuah silinder menyerupai cerobong asap di atap mobil yang berfungsi sebagai “mata”. Dalam tes yang dilakukan tahun lalu, mobil ini berhasil menempuh jarak sejauh 1000 mil tanpa bantuan tangan manusia. Walau begitu, penumpang yang duduk di kursi kemudi tetap dapat mengendalikan mobil ini menggunakan software yang ada di mobil tersebut jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Target pencapaian utama kami adalah menghindari kecelakaan, membebaskan masyarakat dari kewajiban menyetir, dan mengurangi emisi karbon,” ujar Thrun, salah satu anggota tim pengembang teknologi ini, Maret lalu. Selain itu, Thrun menambahkan bahwa mobil ini tidak akan membahayakan kendaraan bermotor lainnya karena sudah “dididik” dengan baik. Jika ada kecelakaan, kemungkinan besar berasal dari kendaraan lain.

Nantinya, Google juga ingin polisi setempat mendapatkan pelatihan khusus untuk mengetahui cara kerja mobil ini.

sumber: dailymail

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 28, 2026 - 0

Sega Luncurkan SEGA Universe Guna Bangkitkan Game Klasiknya

Sega resmi meluncurkan program SEGA Universe, strategi baru untuk menghidupkan…
April 28, 2026 - 0

Final Fantasy XIV Berikan Tanggal Rilis Resmi di Switch 2

Square Enix secara resmi tentukan tanggal rilis untuk Final Fantasy…
April 28, 2026 - 0

CEO Xbox Jelaskan Rencana Membuat Console Itu Jadi Platform Terbuka

CEO Xbox Asha Sharma menjelaskan visinya jadikan Xbox sebagai platform…
April 28, 2026 - 0

Atari Akuisisi Implicit Conversion Demi Perkuat Preservasi Game Klasik

Atari resmi mengakuisisi Implicit Conversion, studio spesialis emulasi yang dikenal…