Kinect Membantu Menerjemahkan Bahasa Isyarat

Reading time:
May 23, 2011

Google meluncurkan sebuah lelucon bernama Gmail Motio April Mop lalu, yaitu sebuah feature fiksi yang memungkinkan pengguna untuk menulis email dengan menggunakan bahasa isyarat. Serupa dengan konsep tersebut, tim peneliti dari Prancis mengubah Kinect menjadi sebuah alat penerjemah bahasa isyarat. Para peneliti menggunakan Kinect dan jaringan neural untuk membangun sebuah sistem pengenalan gestur tubuh. Sistem inilah yang dapat menerjemahkan bahasa isyarat menjadi kata-kata. Hingga sekarang, sistem ini hanya dapat membaca dua bahasa isyarat, yaitu “halo” dan “maaf”. Penerjemahannya pun masih menggunakan bahasa Prancis, yaitu “bonjour” dan “desole”.

Kinect

Para peneliti mengatakan bahwa jaringan neural yang digunakan dapat memudahkan mereka menambahkan gestur ke dalam sistem. Pengguna hanya perlu merekam gerakan tubuh yang diinginkan dan jaringan neural tersebut secara otomatis akan mengubahnya menjadi kata-kata. Jadi, pengguna tidak perlu lagi melakukan coding sehingga sistem ini dapat digunakan oleh siapa pun, bahkan mereka yang tidak mengerti masalah pengembangan software.

Keterbukaan pihak Microsoft terhadap metode pengembangan perangkat Kinect telah menghasilkan berbagai kegunaan yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Kinect yang awalnya hanya digunakan untuk memainkan game dengan kontrol gerak dibawa oleh para peneliti ke dalam dunia yang berbeda. Dari penggunaan di meja operasi hingga menjadi alat kontrol kursi malas. Sekarang, Kinect menunjukkan potensinya dalam membantu menerjemahkan bahasa isyarat yang dapat memudahkan para tunarungu dalam berkomunikasi.

Source: Kinect Hacks

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…

Gaming

August 16, 2026 - 0

LuvPlace Buka Masa Pre-Registration, Hadirkan Game Dance & Social Hangout

LuvPlace buka pre-registration di Indonesia, dengan konsep game dance, social…
August 16, 2026 - 0

Modder Berhasil Kemas Steam Deck ke Dalam Handheld Mirip Game Boy

Modder mengubah Steam Deck menjadi handheld ringkas bergaya Game Boy,…
August 16, 2026 - 0

Epic Games Launcher Akan Hadir di Linux

Epic Games Launcher dikabarkan akan segera hadir di Linux, membuka…
August 16, 2026 - 0

Bisnis Pembuatan Game Fisik Indie Menemukan Pasar Baru

Langkah Sony menghentikan produksi disc untuk PlayStation pada 2028 ternyata…