NostalGame: Suikoden II

Reading time:
May 2, 2011

Apa yang saya Sukai dari Suikoden II?

Ada banyak hal yang membuat saya jatuh cinta dengan Suikoden II, antara lain:

108 Karakter

Suikoden II 104

Suikoden II 109

Salah satu ciri yang paling mendasar dari setiap franchise Suikoden adalah jumlah yang sama untuk karakter yang bisa direkrut. Dalam Suikoden II, selain membantu mode strategi perang jauh lebih mudah, merekrut secara penuh ke-108 karakter yang ada juga secara langsung akan memengaruhi ending dan plot yang berkembang nantinya. Oleh karena itu, menjadi sesuatu yang krusial untuk mendapatkan semua karakter itu walaupun belum tentu berguna di dalam pertarungan.  Namun, bagaimana caranya menemukan dan mengajak setiap dari mereka untuk bergabung? Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kita tidak hanya perlu berbicara dengan mereka dan memilih beberapa pilihan percakapan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk dapat melakukan merekrut setiap dari mereka. Beberapa bergabung lewat cerita, yang lain membutuhkan tanding judi, lari, membawa karakter tertentu, uang, event, hingga lomba memasak. Saya sampai membutuhkan walkthrough untuk mendapatkan semua 108 karakter yang ada. And it’s worth it!

Duel dan Strategy-Battle

Suikoden II 125

Ada dua mode yang cukup unik selama ketika memainkan Suikoden II, yakni Duel dan Strategy Battle. Di dalam Duel, kita diharuskan bertarung satu lawan satu dengan sistem tiga perintah yang sederhana layaknya permainan batu-gunting-kertas. Ada Wild Attack yang mengalahkan Attack, Attack yang mengalahkan Defense, dan Defense yang mengalahkan Wild Attack. Pihak yang pertama kali memiliki bar HP yang kosong dianggap kalah. Di dalam mode Duel, biasanya lawan akan memiliki pola tertentu yang mudah terbaca. Oleh karena itu, observasi akan menjadi kunci kemenangan.

strategy battle

Yang kedua adalah Strategy Battle yang mampu menangkap atmosfer perang yang sesungguhnya. Anda diharuskan mengendalikan pasukan layaknya sebuah game RPG. Setiap pasukan akan diisi oleh kurang lebih 3 karakter yang berhasil kita rekrut. Setiap karakter akan menghasilkan keuntungan dan skill yang unik. Kemenangan ditentukan dari kondisi pertarungan yang harus dicapai.

Memasukkan kedua mode ini ke dalam sebuah game RPG benar-benar merupakan sebuah langkah yang jenius. Bagaimana tidak? Jika saja Konami memutuskan bahwa Suikoden II harus mengusung sistem pertarungan ala RPG konvensional dari awal hingga akhir pertarungan, saya tidak akan pernah jatuh cinta dengannya.

Plot

Suikoden II 23

Suikoden II 100

Plot Suikoden II memang harus diakui salah satu yang terbaik. Mengusung hal yang menarik seperti persahabatan, game ini berhasil membalutnya ke dalam bungkusan politik, pengkhianatan, perang, dan kesetiaan yang benar-benar menarik hati. Apalagi Konami membuat karakter utama kita menjadi pemimpin yang benar-benar disegani dan bijaksana. Benar-benar membuat para gamer yang memainkannya merasakan atmosfer kharismatik yang unik.

Pilika

Suikoden II 113

Pilika adalah salah satu karakter yang membuat sisi emosional Suikoden II tampak sangat terasa. Sebagai anak perempuan yang tumbuh di keluarga yang mencintainya, Pilika tampak begitu manis dan ceria. Namun, serangan kejam Luca Blight ke Toto Village membuat Pilika menjadi yatim piatu. Ia harus melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana kedua orang tuanya dibantai dengan kejam. Pilika kemudian ikut dengan gerombolan Viktor dan Flik, dan membangun kedekatan emosional denga Jowy. Ketika Jowy memutuskan untuk mengambil peran yang bertolak belakang dengan pilihan karakter utama kita, Pilika memutuskan untuk ikut dengannya. Ada yang masih ingat bagaimana ia dengan setia menunggu kepulangan Jowy di pintu gerbang setiap sore? Tanpa Pilika, Suikoden II tidak akan menghasilkan kesan yang mendalam.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…
June 17, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Akan Tutup Kreator South of Midnight, Compulsion Games

Compulsion Games dikabarkan terancam ditutup oleh Xbox. Studio di balik…
June 17, 2026 - 0

Pimpinan Treyarch Resmi Pensiun Setelah 22 Tahun Arahkan Studio

Mark Gordon resmi pensiun setelah 22 tahun memimpin Treyarch membangun…