Review MSI P67A-GD65: High End dengan Segudang Fitur

Reading time:
May 30, 2011

The Board

Board Overview

Desain dan color scheme board terkesan industrial grade. Garis-garis simple yang terlukis di desain pendingin yang digunakan motherboard ini mencerminkan filosofi keseluruhan produk MSI ini. Secara keseluruhan, board ini dirancang dengan pendekatan penyederhanaan secara warna maupun desain.

Ketika produsen lain bermain-main dengan berbagai macam gimmick, MSI memilih menyederhanakan filosofi desain mereka. Tidak ada lagi heatsink yang berukuran masif, tidak ada lagi pilihan warna yang mencolok mata. Semua diganti dengan pendekatan desain yang lebih sederhana dan warna yang lebih kalem.

Board Topview

Secara layout, motherboard MSI P67A-GD65 ini terlihat sedikit lengang. Tidak seperti motherboard sekelasnya yang terlihat penuh sesak dengan berbagai macam komponen, produk MSI ini terlihat lebih lega. Mengapa begitu? Bisa dikatakan ini merupakan “efek samping” dari pengadopsian komponen “Military Class II”. Selain mendukung kinerja, ternyata komponen-komponen memiliki footprint yang lebih kecil sehingga memakan tempat lebih sedikit. Dengan memakan ruang yang lebih sedikit, masalah perbenturan antarkomponen tentunya akan lebih sedikit.

Board Backplate1

Port yang tersedia.

  • 1 x P/S 2 Keyboard/Mouse Port
  • 8x USB 2.0/1.1 Ports
  • 2x USB 3.0 Ports
  • 2x USB 2.0/e-SATA Ports
  • 1x Firewire 800
  • 1 x RJ-45 Port (LAN)
  • 1 x Optical S/PDIF Out Connector
  • 1x Coaxial S/PDIF Out Connector
  • 6x audio jacks
  • 1x Reset BIOS Button
Jika diperhatikan, P67A-GD65 menyediakan dua buah koneksi e-sata. Fitur ini membantu Anda yang ingin menggunakan koneksi media penyimpanan eksternal yang menyediakan koneksi SATA sehingga tidak mengorbankan kecepatan.
Dengan segudang port menghiasi backpanel motherboard MSI ini, kami rasa kebutuhan untuk menancapkan berbagai macam peripheral pasti akan terpenuhi.
Board PCI2
trans3

PCI Slot yang disediakan.

  • 2x Slot PCI-Express X16
  • 3x Slot PCI-Express X1
  • 2x Slot PCI

Terlihat bahwa motherboard ini sudah mendukung konfigurasi multigraphics card dengan tersedianya dua buah slot PCI-Express X16. Dukungan untuk card yang menggunakan PCI-Express X1 pun disediakan. Tak lupa, motheboard ini masih menyediakan peripheral yang masih menggunakan card PCI.

Board Header

MSI menempatkan berbagai macam header di bagian bawah motherboard seperti layaknya rata-rata motherboard pada umumnya. Header awam seperti USB 2.0 dan USB 3.0 sudah pasti tersedia, ditambah lagi header COM dan audio.

trans3Board SATA1

Port SATA yang disediakan motherboard ini cukup melimpah (walau bukan yang terbanyak). Konfigurasi empat buah port SATAII dan empat buah port SATAIII yang diadopsi MSI sudah menjadi pemandangan awam di jajaran motherboard P67.

Board SocketArea

Area di sekitar socket terlihat lebih “sepi” dibandingkan motherboard pada umumnya. Tidak seperti motherboard lain yang masih menggunakan kapasitor dan choke konvensional, MSI menggunakan komponen generasi berikutnya atau meminjam istilah MSI “Military ClassII”. Komponen-komponen inilah terpasang di seluruh motherboard MSI generasi baru.

Board Komponen SFC VRM CloseUp

Komponen “Military Class II” meliputi penggunaan Super Ferrite Choke (SFC) dan POSCAP sebagai pengganti choke dan kapasitor standar. Keunggulan dari komponen”Military Class II” adalah ukurannya yang lebih ringkas sehingga dapat dengan mudah diinsulasi saat digunakan di extreme cooling. Suhu komponen tersebut juga lebih rendah sehingga menjamin kestabilan dan daya tahannya.

Board Komponen SFC SolidCaps
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Bodi ASUS TUF Gaming 16 Form Factor Clamshell atau Laptop…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Bodi Axioo Hype 5 AMD X6-11 Form Factor Clamshell atau…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Aluminum yang…

Gaming

October 9, 2026 - 0

GMK TriggerKey Hadirkan Tombol WASD Mechanical Yang Bisa Atur Titik Aktuasi

GMK hadirkan keycap TriggerKey, memungkinkan gamer mengatur titik aktuasi WASD…
October 9, 2026 - 0

NVIDIA RTX Spark Buka Pre-order, Klaim Mampu Gaming 100+ FPS di 1440p

NVIDIA mulai membuka pre-order untuk platform RTX Spark, menawarkan kemampuan…
October 9, 2026 - 0

SteelSeries & KontrolFreek Hadirkan Jajaran Periferal Bertema Fortnite

SteelSeries dan KontrolFreek meluncurkan lini periferal tematik Fortnite berisi headset,…
October 9, 2026 - 0

PUBG Black Budget Resmi Dibatalkan Setelah 2 Kali Playtest

PUBG: Black Budget resmi dibatalkan oleh Krafton setelah game extraction…