MSI GTX 580 Lightning Xtreme Edition: Ekstra Video RAM, Ekstra Feature

Reading time:
June 16, 2011

Platform Pengujian

  • Prosesor: Intel Core i7-2600K @4.5Ghz (45 x 100)
  • Motherboard: MSI Z68A-GD80(B3)
  • RAM: Corsair Vengeance 1866C9 2x 4 GB kit (XMP Profile used)
  • VGA: MSI GTX580 Lightning Xtreme Edition 3 GB GDDR5
  • HDD: Seagate 7200×12 500 GB SATA
  • Power Supply: InWin Commander II 850 W 80Plus Bronze
  • CPU HSF: Thermalright Venomous X
  • Monitor: LG 24″ (1920 x 1200)
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit
  • Driver: nVIDIA Forceware 275.33 WHQL

Karena kami menguji VGA single-GPU tercepat saat ini, rasanya cukup pantas jika kami menggunakan CPU i7-2600K yang di-overclock ke 4.5 Ghz untuk meminimalisasi bottleneck CPU di game test yang dilakukan.

Overclocking – GTX580 @ 1000 Mhz

Mengingat VGA ini seri lightning, tentunya tidak berlebihan jika kami langsung menguji overclockability-nya, walaupun hanya menggunakan pendingin default-nya. Dengan utility MSI Afterburner, kami meningkatkan voltase GPU sebanyak +175 mV dan meningkatkan voltase video RAM sebesar +100 mV. Dengan penambahan ini, Vgpu akhir kami saat load menjadi 1.212V dan Vmem kami menjadi 1.7 V (diukur di V-checkpoint menggunakan multimeter).

Hasilnya? VGA yang kami uji bisa berjalan di clock 1000/1200 Mhz (GPU/mem) di semua pengujian termasuk game test dengan stabil. Not bad at all!

GTX580XE 1ghz

Noise/Thermal Test

Sebelum menguji kinerjanya, ada baiknya kami menguji karakter noise dan juga kemampuan HSF TwinFrozr III (TF III) untuk menahan load besar dari chip GTX 580. (catatan: semua pengujian ini berlangsung dengan suhu ambient ruangan 27 C dan tidak menggunakan casing)

Fan yang digunakan hampir tidak mengeluarkan suara di level 30-35%, bahkan fan VIZO starlet UV 12 cm kami yang termasuk low-noise pun kalah sunyi! Suara fan TFIII ini cukup terdengar di level 40-50% dan mulai bising di level 60%. Di 100%, fan ini jelas bersuara cukup keras, meskipun belum sekeras blower di VGA HD 5970 di 100%. Umumnya, di keadaan default dengan fan di-set ke AUTO, kipas VGA ini akan berjalan di level 40-50%, tergantung load VGA-nya, noise levelnya masih acceptable di telinga kami.

Kami menguji kemampuan HSF TwinFrozr III GTX 580 ini dengan aplikasi unigine Heaven 2.1, yang menurut kami lebih mencerminkan keadaan load VGA saat bermain game dibanding Furmark. Kami mem-boot sistem, membiarkan sistem idle selama 5 menit, lalu menjalankan Unigine Heaven dengan extreme tesselation selama 5 menit serta mencatat suhu tertingginya, ini adalah suhu Full Load. Sedangkan untuk suhu idle, kami membiarkan VGA ini idle selama 5 menit setelah tes full load lalu mencatat suhu terendahnya.

Dengan menggunakan fan yang diset pada AUTO, Kami mendapat hasil:

  • Full Load: 62 C @ 48% fan speed
  • Full Load (overclocked 1000/1200): 74 C @ 71 % fan speed
  • Idle: 36 C @ 30 % fan speed
  • Idle (Overclocked 1000/1200): 38 C @ 30 % fan speed

Suhu dalam keadaan default cukup baik. Fan speed berada di level rendah di mana sistem tidak terlalu bising. Namun begitu, VGA di-overclock dengan tegangan ekstra, suhu meningkat cukup jauh. Dalam keadaan overclock ini pula, kipas TF III terdengar bising karena menyentuh level lebih dari 70%.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 19, 2026 - 0

Pasar Game Global Cetak Rekor Pendapatan di Tengah Gelombang PHK

Pendapatan pasar game global tembus $201,6 miliar pada 2025, di…
June 19, 2026 - 0

Sony Patenkan Tombol Controller yang Bisa Mengeras & Melunak

Sony mematenkan teknologi tombol controller yang bisa mengeras dan melunak…
June 19, 2026 - 0

Valve Beri Kejelasan Soal Sistem Pemesanan Steam Controller

Akibat begitu tingginya permintaan Steam Controller yang masih melampaui produksi,…
June 19, 2026 - 0

Kreator Palworld Tegaskan Tak Akan Gunakan Generative AI

Pocketpair menegaskan tidak akan menggunakan Generative AI dalam pengembangan Palworld,…