Intel Memperkenalkan AppUp untuk Para Developer Aplikasi Indonesia

Reading time:
July 17, 2011

Intel sebagai salah satu produsen penyedia prosesor terbesar di dunia kali ini memberikan perhatiannya kepada dunia software. Intel menyediakan layanan Intel AppUp yang menyediakan wadah bagi para developer (content creator) untuk dapat dengan mudah dan fleksibel untuk mendistribusikan aplikasinya. Selain itu, layanan ini juga mempermudah para klien untuk mencari aplikasi yang dibutuhkan secara global.

intel appup

Indonesia diketahui sebagai negara yang memiliki sumber daya manusia yang berlimpah. Banyak sekali bibit SDM yang mampu menciptakan berbagai konten kreatif dengan memanfaatkan IT dan PC yang dimiliki dan tidak lagi hanya sekadar sebagai pasif konsumer dan entertaiment semata. Perkembangan ini tentu saja ditanggapi dengan Intel, dan sebagai wujud apresiasi kepada SDM kreatif di Indonesia, dengan menyelenggarakan Intel Developer Apps melalui acara IDByte 2011 di Jakarta, Kamis (14/7).

IMG 06891
Demo Intel AppUp.

“Kebutuhan dan kreativitas lokal akan mendorong perekonomian internet berkembang lebih cepat. Ini merupakan kesempatan bagi para pengembang untuk masuk ke bursa dan ambil
bagian dalam ekosistem App Global,” kata Narendra Bhandari, Direktur Asia Pasifik Developer Relation Division Software and Service Intel Corporation. “Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Intel untuk memacu kreativitas di antara para pengembang aplikasi berbakat dan menampilkan bakat mereka di dan ke luar Indonesia,” tambahnya.

IMG 0690
Mencoba Intel AppUp di stand IDByte 2011.

Kompetisi Intel developer Apps akan berlangsung dari 15 Juli-30 September 2011 dan terbuka untuk siapa saja yang tertarik dalam bidang pengembangan aplikasi. Setiap peserta dapat dengan mudah bergabung dengan mengakses http://appdeveloper.intel.com dan mendaftarkan aplikasi karya mereka. Sepuluh aplikasi terbaik akan mendapatkan masing-masing US$500, sementara tiga aplikasi terbaik akan menerima US$ 1.000.

Jagat Review berkesempatan untuk mewawancarai Mr. Narendra Bhandari mengenai AppUp dan perkembangannya di Indonesia ini secara eksklusif. Anda dapat membacanya di sini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…