Mengintip Dapur Pacu AMD Llano Desktop

Reading time:
July 14, 2011
Llano Die edit

Konsep prosesor Fusion dari AMD secara sederhana adalah sebuah prosesor yang tidak hanya memiliki chip CPU melainkan juga chip GPU dalam sebuah paket prosesor. Dengan menambahkan komponen ketiga yaitu chipset northbridge, akan didapatkan sebuah hardware yang AMD sebut sebagai APU (Accelerated Processing Unit).

01

Anggota keluarga pertama prosesor Fusion dari AMD adalah AMD Zacate dan Ontario dengan platform bernama Brazos. Platform Brazos sendiri lebih ditujukan untuk sistem dekstop atau mobile entry-level dengan konsumsi daya rendah dan harga terjangkau.

Hanya dalam selang waktu beberapa bulan, AMD kembali merilis prosesor Fusion kedua mereka, Llano. AMD Llano dengan platform bernama Lynx dilengkapi chip CPU dan GPU yang lebih bertenaga dibandingkan prosesor Fusion sebelumnya. Sistem desktop atau mobile kelas mainstream menjadi incaran utama AMD Llano

AMD Llano

Llano Die diagram

APU AMD Llano terdiri atas tiga komponen utama yaitu chip CPU, GPU, dan northbridge. Gambar di atas memperlihatkan kepada Anda skema diagram die APU AMD Llano. Untuk mengenal lebih jauh setiap unit dari AMD Llano, simak penjelasannya di bawah ini.

Prosesor

Husky merupakan codename yang diberikan AMD untuk unit komputasi x86 pada prosesor AMD Llano. Sedangkan arsitektur yang digunakan adalah K10 “Stars”. Arsitektur prosesor ini sebenarnya tidak sepenuhnya baru karena arsitektur ini pernah digunakan di prosesor AMD generasi sebelumnya seperti prosesor AMD seri Phenom.

Stars

Walaupun arsitektur yang digunakan tidak sepenuhnya baru, AMD melakukan beberapa peningkatan untuk unit komputasi x86 di AMD Llano seperti penggunaan proses fabrikasi 32 nm. Keuntungan proses fabrikasi yang lebih kecil adalah konsumsi daya dan temperatur kerja hardware yang lebih rendah. AMD juga memperbesar ukuran L2-chace dari 512KB menjadi 1MB untuk setiap core prosesor. AMD meng-klaim peningkatan kinerja sekitar 6% pada clock yang sama dibandingkan prosesor generasi sebelumnya. Tampaknya prosesor yang dimaksud adalah prosesor AMD seri Athlon I/II karena kedua prosesor ini sama-sama tidak memiliki L3-chace.

amd llano cpu

AMD Llano direncanakan untuk dirilis dalam beberapa varian, yaitu seri A8, A6, dan A4. Seri A8 merupakan seri high-end AMD Llano dengan empat buah core dan 400 Stream Processor GPU, seri A6 merupakan  AMD Llano dengan empat dan tiga buah core dan 320 Stream Processor GPU, dan seri A4 dengan dua buah core prosesor dan 240 Stream Processor GPU. Saat ini, hanya AMD A8-3850 dan A6-3650 yang baru dirilis ke pasaran.

Graphics Card

Sumo amd llano gpu1

Komputasi grafik AMD Llano dipercayakan kepada graphics card terintegrasi dengan codename Sumo. Terdapat dua varian Sumo yang telah hadir saat ini yaitu AMD HD 6550D di prosesor AMD Llano seri A8 dan HD 6530D di AMD Llano seri A6.

amd llano gpu spec

AMD HD 6550D dan HD 6530D menggunakan arsitektur Redwood yang telah diperbarui. Arsitektur Redwood sendiri pertama kali digunakan di graphics card desktop AMD HD 5670, HD 5570, dan HD 5550. Oleh karena itu, tidak aneh jika AMD HD 6550D memiliki kemiripan spesifikasi dengan HD 5670/HD 5570 dan HD 6530D memiliki kemiripan spesifikasi dengan HD 5550, kecuali di spesifikasi clock GPU.

Selain spesifikasi clock GPU, perbedaan lain yang kami jumpai adalah AMD HD 6550D dan HD 6530D telah menggunakan proses fabrikasi 32 nm. AMD juga telah meningkatkan versi UVD (Unified Video Decoder) dari versi 2.0 ke versi 3.0. UVD 3.0 mewarisi dukungan format yang telah didukung oleh UVD 2.0 ditambah dukungan untuk format lainnya seperti Multi-View Codec (Blu-ray 3D), MPEG-2, dan MPEG-4 part 2 (XviD/DivX).

Kebutuhan memori AMD HD 6550D dan HD 6530D didapatkan dari memori sistem. AMD HD 6550D dan HD 6530D akan mengambil sebagian kapasitas memori sistem dan ukuran kapasitas ini dapat diatur melalui menu BIOS motherboard. Penggunaan memori sistem tentu akan berpengaruh juga pada tipe memori dan clock memori AMD HD 6550D dan HD 6530D. Tipe memori adalah DDR3 dengan clock memori hingga 1866 MHz dan bandwidth memory sebesar 128-bit.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…

Gaming

August 14, 2026 - 0

Razer Luncurkan Naga V3 Pro Dengan Segudang Kustomisasi Tombol

Razer Naga V3 Pro hadir dengan 23 tombol, sensor 50.000…
August 13, 2026 - 0

Gigabyte Hadirkan Jajaran GPU Kelas Atas AORUS RTX 50 INFINITY Series

Gigabyte resmi merilis AORUS RTX 50 INFINITY Series untuk gamer…
August 13, 2026 - 0

Update SteamOS Tambahkan Support Untuk Steam Frame Wireless Adapter

SteamOS beta update berikan support untuk wireless adapter milik Steam…
August 13, 2026 - 0

Commodore Hidupkan Lagi Joystick Klasik Legendaris TAC-2

Commodore menghidupkan kembali joystick legendaris Suncom TAC-2 dengan desain klasik…