PowerMeter Ternyata Tidak Sekuat Harapan Google

Reading time:
July 5, 2011

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghematan energi, Google meluncurkan sebuah software bernama Google PowerMeter pada bulan Oktober 2009. Software ini memungkinkan pengguna untuk memonitor jumlah konsumsi energi di rumah secara semi real-time. Berdasarkan hasil penelitian yang dipaparkan oleh Google, akses menuju informasi seperti ini membantu pengguna dalam menghemat konsumsi energi hingga 15%.

Beberapa tahun belakangan ini, topik pelestarian lingkungan dan penghematan energi telah menjadi fokus masyarakat dan pemerintah di negara-negara maju. Dari penggunaan material daur ulang hingga sumber energi alternatif, seperti sinar matahari dan angin, telah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, Google tidak melihat adanya peningkatan penggunaan PowerMeter yang sesuai dengan keinginan mereka.

Google PowerMeter 1

Melihat kenyataan tersebut, Google mengumumkan akan menghentikan layanan dan penyediaan software Google PowerMeter secara efektif per tanggal 16 September mendatang. Pihak Google menjelaskan bahwa para penggunanya tetap dapat mengakses data informasi penggunaan energi melalui akun masing-masing. Pengguna bahkan dapat men-download data-data tersebut ke dalam format CSV (Comma Separated Values).

Walaupun tidak mengalami peningkatan yang signifikan untuk melanjutkan proyek PowerMeter, Google tetap merasa bangga dengan inovasinya tersebut. Sejak peluncurannya di tahun 2009, kesadaran terhadap pentingnya memonitor konsumsi energi terus meningkat. Jumlah penggunaan perangkat smart meter untuk memonitor konsumsi listrik di rumah semakin meningkat. Bahkan beberapa negara bagian di Amerika Serikat mulai mengeluarkan program dan kebijakan seputar penggunaan software pemantau konsumsi energi di rumah.

Penghentian proyek Google PowerMeter tampaknya hanya menandakan berakhirnya masa hidup sebuah software. Namun, setidaknya software tersebut telah meninggalkan motivasi dan meningkatkan kesadaran pemerintah dan masyarakat terhadap pentingnya memonitor jumlah konsumsi energi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 27, 2026 - 0

Emulator Xbox 360 Ditemukan di Fitur Backward Compatibility PC

Emulator Xbox 360 ditemukan di Xbox Backward Compatibility PC, memicu…
July 24, 2026 - 0

Philips Perkenalkan Monitor Gaming 4K QD-OLED 165 Hz

Philips meluncurkan monitor gaming Evnia 32M2N6901A dengan panel 4K QD-OLED…
July 24, 2026 - 0

Acer Predator Atlas 8 Ungkapkan Harga yang Sulit Dijangkau

Acer mengungkap harga Predator Atlas 8 mulai US$1.340 hingga hampir…
July 24, 2026 - 0

Valve Perbarui Wishlist & Gift Steam Menjadi Lebih Pintar

Valve memperbarui Steam dengan Wishlist yang lebih pintar serta sistem…