Review- Genius LuxePad Ultra-thin Bluetooth Keyboard: Sarana Mengetik Praktis untuk iPad

Reading time:
July 21, 2011

Penggunaan

Genius Luxepad cukup mudah digunakan. Untuk menyambungkan perangkat ini dengan iPad Anda, yang perlu dilakukan adalah menyalakan keyboard melalui power switch yang terletak di sisi kanan, menekan lampu indikator untuk mengaktifkan fungsi Bluetooth pairing, kemudian “mencari” keyboard lewat interface Bluetooth iPad (dapat ditemukan di bagian “settings”). Setelah mengetik kode PIN di keyboard untuk otentifikasi, Genius Luxepad pun siap digunakan.

Genius Luxepad lebih nyaman digunakan untuk mengetik dibandingkan solusi on-screen keyboard milik iPad, terutama apabila layar iPad ditegakkan agar lebih mudah dilihat, seperti tampak dalam gambar. Posisi ini memungkinkan Anda melihat keseluruhan layar saat mengetik, berlawanan dengan on-screen keyboard yang akan menghalangi sebagian layar saat digunakan.
Layaknya keyboard desktop, Genius Luxepad pun dilengkapi dengan berbagai tombol khusus, seperti tombol “command” yang umum ditemukan di keyboard Macintosh, serta tombol-tombol untuk playback content multimedia. Semuanya berfungsi dengan baik di iPad.
Selain itu, ada pula beberapa tombol yang khusus didesain untuk memanfaatkan fungsi tertentu dari iPad, seperti deretan tombol F1-F4 ini. Begitu ditekan, tombol F1 akan membawa Anda ke homescreen. Tombol F2 menjalankan fungsi search, F3 akan mengaktifkan slideshow gambar, sementara F4 memunculkan on-screen keyboard.

Biarpun berukuran cukup kecil, Genius Luxepad relatif cukup nyaman untuk dipakai mengetik. Genius menggunakan “Scissor-type key structure” yang diklaim membuat tombol-tombol keyboard tersebut memiliki tactile feedback. Berdasarkan pengujian, keyboard ini memang memiliki respon tombol yang cukup baik. Ketukan jari terasa tegas, memberi feedback yang positif sehingga pengguna benar-benar yakin bahwa tombol telah ditekan. Akan tetapi, Anda yang memiliki jari berukuran besar mungkin perlu membiasakan diri dengan tombol-tombol yang berukuran lebih kecil dibandingkan keyboard desktop.

Satu kekurangannya, karena tipis (dengan ketebalan kurang dari 1 cm) dan ringan, keyboard ini cenderung tidak bisa diletakkan dengan stabil di atas permukaan meja. Begitu telapak tangan Anda mendarat di palmrest-nya, bagian atas keyboard akan terangkat sedikit ke atas. Kondisi ini sedikit menyulitkan proses mengetik karena keyboard menjadi berderak-derak saat jemari Anda mulai mengetik. Sebagai kompensasi, keyboard ini menawarkan kepraktisan melalui bentuk yang ringkas, yang membuatnya mudah untuk diselipkan di tas atau koper.

Pengguna perlu beradaptasi dengan bentuk Genius Luxepad yang tipis dan ringan.

Kesimpulan

Apabila Anda termasuk orang yang mendambakan sebuah keyboard terpisah untuk mengetik di iPad, Genius Luxepad adalah alternatif yang layak dicoba. Kelebihannya terletak di bentuk yang tipis dan ringan sehingga mudah dibawa-bawa. Keyboard ini pun lebih mudah digunakan dibanding on-screen keyboard di layar gadget untuk mengetik dalam waktu lama. Dengan lapisan bahan kulit di tubuhnya, Genius Luxepad pun bisa menjadi pasangan yang sepadan untuk iPad Anda!

Genius Luxepad

Kelebihan:

  • Praktis, tipis dan ringan.
  • Bahan kulit memberi kesan mewah.

Kekurangan:

  • Agak sulit digunakan di atas meja.

Distributor Indonesia: Tixin Informatika

Telepon: (021) 690 2628

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Bodi Form Factor Clamshell atau laptop klasik Material Full Aluminum…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat  Desain…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Bodi Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026) Form Factor Clamshell Material…

Gaming

September 4, 2026 - 0

Anbernic Hadirkan Handheld Snapdragon Baru Berbentuk Mirip Switch Lite

Anbernic RG 55G1 menjadi handheld berbasis Snapdragon pertama dari produsen…
September 4, 2026 - 0

State of Play Japan September 2026 Hadirkan Xenoverse 3 hingga Fate/Extra Record

State of Play Japan edisi September 2026 menghadirkan game Jepang…
September 4, 2026 - 0

PlayStation State of Play September 2026 Penuh Game Besar dan Kejutan Baru

PlayStation State of Play September 2026 menghadirkan info baru untuk…
September 4, 2026 - 0

Acer Hadirkan Predator Atlas 7, Handheld dengan Intel Arc G3 Extreme

Handheld Acer Predator Atlas 7 hadir dengan layar 7 inci…