NostalGame: Bloody Roar II

Reading time:
August 12, 2011

Apa yang Saya Sukai dari Bloody Roar II?

Beast Form

Bloody Roar II 13

Bloody Roar II 44

Fitur unik ini tentu saja menjadi salah satu alasan utama mengapa Bloody Roar II dicintai. Anda memiliki kebebasan untuk menjadi untuk memilih antara Human dan Beast Form saat bertarung dan merangkum strategi terbaik untuk meraih kemenangan. Mengaktifkan Beast Form berarti menghasilkan damage yang besar dan sekaligus memiliki kemampuan regeneratif di health bar. Beast Form juga memberikan kesempatan kepada Anda untuk mengeluarkan jurus spesial yang cukup destruktif. Satu hal yang lain, semua desain Beast Form ini tampil dengan sangat apik, setidaknya cukup untuk memanjakan mata.

Final Attack

Bloody Roar II 33

Bloody Roar II 39

Setiap karakter memiliki serangan spesial destruktif yang dapat dikeluarkan ketika berada di dalam Beast Form. Semua serangan ini ditampilkan dengan indah, menampilkan efek-efek yang memanjakan mata. Namun, konsekuensinya adalah bahwa Anda dipaksa untuk kembali ke dalam Human Form setelah mengeluarkan serangan ini, terlepas dari seberapa banyak sisa bar Anda. Saya lebih memilih untuk mengeluarkan jurus ini sebagai ajang peruntungan ketika bar Beast Form memang sudah critical. Mengeluarkannya di awal perubahan benar-benar tindakan yang bodoh. Final Attack merupakan unsur strategi yang juga harus dipikirkan.

Jenny

jenny

Bloody Roar II 10

Karakter favorit saya di game ini? Ada beberapa yang memang menjadi andalan untuk digunakan. Ada Long dan Bakuryu yang kompetitif dan bisa digunakan untuk mengecap sedikit kemenangan. Namun sebagai laki-laki, hampir mustahil untuk jatuh hati dengan dua karakter tersebut. Satu yang bisa membuat jantung berdegup kencang hanyalah si Jenny, sang manusia kelelawar. Mengapa? Ehm.. ada banyak alasan yang sulit untuk dijelaskan.

It’s Bloody!

Bloody Roar II 28

Bloody Roar II 38

Apakah Anda masih ingin memainkan game ini jika pertarungan tampil begitu halus dan sopan? Tentu saja tidak! Tidak mungkin sebuah gamer yang membawa embel-embel Blood ke dalam judulnya akan sukses jika tidak menghadirkan fitur serupa dengan judul. Untungnya, Bloody Roar menyadari hal ini. Walaupun tidak sampai menghadirkan adegan mutilasi dan berbagai serangan yang cukup membuat Anda merasa nyeri, Bloody Roar II membawa banyak efek darah ke dalam pertarungan. Cukup untuk membuat Anda merasa setiap serangan yang ada benar-benar fatal.

Combo Menyeramkan

Jika di game fighting lain, konsekuensi terburuk sebuah combo serangan ada di damage superbesar dan critical, di Bloody Roar II, konsep tersebut ditampilkan lebih ekstrem. Mereka yang mampu menguasai combo seorang karakter secara maksimal memiliki kemungkinan untuk menghasilkan combo ekstrem yang mampu membawa musuh menuju jurang kematian seketika. Dengan menggunakan variasi serangan yang melempar musuh ke udara, hal tersebut mungkin terjadi.

Story Mode

Bloody Roar II 23

Berbeda dengan game kebanyakan, Bloody Roar II membedakan antara mode Arcade dan Story. Di Story Mode, Anda akan mendapatkan kejelasan latar belakang yang menjadi alasan dari tiap karakter untuk bertarung. Anda juga bisa memahami siapa saja yang menjadi pihak baik dan jahat di dalam cerita ini. Intinya tentu saja meminta Anda bertarung hingga ujung. Animasi yang ditampilkan di dalamnya pantas mendapatkan acungan jempol.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 15, 2026 - 0

Review HP Omnibook 3 14-hu0115TU: Laptop yang Cocok Buat Pelajar, Mahasiswa dan Pekerja Kantoran

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Bodi HyperX OMEN 16 Valorant Edition Form Factor Clamshell atau…

Gaming

August 29, 2026 - 0

PS3 Lawas Di-overclock 50% dan Pakai Dua Kipas Noctua

PlayStation 3 memang sudah berusia lebih dari satu dekade, tetapi…
August 29, 2026 - 0

Trailer Gameplay GTA 6 di Netflix Tunjukkan Dunia yang Jauh Lebih Hidup

GTA 6 akhirnya pamerkan gameplay perdana lewat Netflix, mengungkap sistem…
August 29, 2026 - 0

AMD Adrenalin 26.8.1 Sebabkan Apex Legends Crash di Radeon RX 9070 XT

AMD Adrenalin 26.8.1 dicurigai memicu Apex Legends sebabkan crash pada…
August 29, 2026 - 0

AOC Pamerkan Monitor Gaming SuperWide OLED 48.9 Inci di Gamescom 2026

AOC gunakan momen Gamescom 2026 untuk luncurkan AGON PRO AGP497UCZD,…