NostalGame: Bloody Roar II

Reading time:
August 12, 2011

Apa yang Saya Benci dari Bloody Roar II?

Busuzima

busuzimaBloody Roar II 47

No offense, tapi Busuzima merupakan salah satu karakter yang kurang menarik menurut saya pribadi. Tentu saja saya tidak mendasarkannya atas desain karakter atau tampilan Beast Formnya, tetapi lebih kepada kombinasi serangan yang dihadirkan. Busuzima merupakan salah satu karakter yang kombinasinya sulit untuk dikuasai karena timing gerakannya yang lebih lambat dibandingkan sebagian besar karakter yang lain. Tapi harus diakui, Beast Formnya merupakan salah satu yang terbaik.

Setting Pertarungan

Bloody Roar II 7

Salah satu kelemahan paling kentara yang cukup terasa di Bloody Roar II adalah setting pertarungan yang dihadirkan. Detail yang dihadirkan begitu lemah sehingga Anda tidak akan merasakan ada atmosfer pertarungan yang spesial di setiap level. Anda hanya akan melihat banyak tongkat besi yang disusun memagari arena dan that’s it, begitu saja. Tidak ada latar belakang yang bergerak dengan visualisasi yang memanjakan mata.

Jumlah Pertarung Minim

Bloody Roar II 5

Dibandingkan game fighting yang lahir di masa yang sama, Bloody Roar II menghadirkan karakter dalam jumlah yang sangat minim, membuatnya sedikit membosankan. Walaupun karakter rahasia seperti Shen Long dan Gado bisa didapatkan dengan menyelesaikan syarat tertentu, tidak membuat game ini otomatis menghasilkan atmosfer permainan yang lebih beragam. Sayang sekali.

Sensasi Setelah Memainkannya Kembali

cover

Setelah begitu lama tidak menyentuh permainan ini, Bloody Roar II tetap saja mampu menghasilkan decak kagum yang unik. Sistem permainan terasa begitu sederhana sehingga Anda bisa memulai combo dengan damage besar kapan pun Anda inginkan. Perubahan Beast Form dan Final Attack yang hanya membutuhkan eksekusi satu tombol juga semakin memudahkan jalannya permainan.

Memandang kualitas grafis dengan kacamata masa kini, Bloody Roar II masih dikategorikan memiliki kualitas grafis yang memadai. Beberapa soundtrack bertarung terasa sangat memorable, apalagi announcer di awal game yang berteriak, “Bloody Roar II, the new breed!”. Semua memori indah akan game ini seakan terbongkar begitu saja. Jenny juga masih tampil “seindah” ingatan saya pribadi.

Jika Anda merupakan salah satu gamer yang pernah menjajal game ini di masa kejayaan Playstation dulu, tidak ada salahnya memainkan game ini lagi untuk sekadar menggali berbagai kenangan indah di masa lampau. Apalagi jika Anda mengajak teman sepermainan Anda dulu untuk bergabung dalam pertarungan dan berkompetisi. Semakin lama Anda bermain, semakin besar pula kerinduan Anda akan game ini. Sangat disayangkan franchise ini tidak pernah berhasil menemukan jalan untuk dapat dirilis di konsol saat ini. Sayang sekali. It would be great!

Bloody Roar II 41

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…