Review Kinerja GPU AMD Llano: Lebih Kencang dengan Kecepatan Memori Lebih Tinggi

Sudah menyimak review unit komputasi x86 prosesor AMD Llano? Tentu Anda juga tidak ketinggalan menyimak review kinerja GPU AMD Llano pada aplikasi game. Dari sisi GPU, kinerja  APU AMD Llano memang tergolong mengesankan. Pengguna kini dapat memainkan game dengan nyaman di setting kualitas grafik tinggi tanpa perlu menambahkan sebuah graphics card add-on. Sistem dengan AMD Llano juga membuka kemungkinan bagi pengguna untuk membangun sebuah sistem gaming entry-level berukuran kecil sekaligus hemat daya.

A8

Pada artikel kali ini kami sekali lagi akan membahas mengenai kinerja GPU AMD Llano pada aplikasi game. Namun berbeda dengan artikel sebelumnya, artikel kali ini akan memperlihatkan kepada Anda bagaimanakah kinerja GPU AMD Llano dengan setting memori yang berbeda. Langsung saja kita simak pembahasannya di bawah ini.

AMD LLANO MEMORY

AMD Llano memory

Seperti graphics card onboard pada umumnya, kebutuhan memori GPU AMD Llano didapatkan dari memori sistem. Oleh karena itu, kapasitas dan kecepatan memori yang dapat digunakan AMD Llano sangat dipengaruhi oleh memori sistem.

Untuk kapasitas memori, GPU AMD Llano akan meminjam sebagian dari kapasitas memori sistem yang digunakan sebagi frame buffer bagi chip GPU. Oleh karena itu jangan merasa aneh jika ukuran memori sistem Anda akan berkurang dari ukuran seharusnya. Pengguna dapat mengatur dengan bebas kapasitas memori yang akan digunakan GPU AMD Llano melalui menu BIOS motherboard.

APU AMD Llano mendukung memori tipe DDR3 dengan kecepatan hingga 1866 MHz. Oleh karena unit CPU dan GPU sama-sama menggunakan memori sistem, kecepatan memori yang digunakan untuk masing-masing unit adalah sama. Jadi jika unit CPU menggunakan memori dengan kecepatan 1333 MHz maka unit GPU juga akan menggunakan kecepatan 1333 MHz.

Seperti yang kita ketahui, kecepatan memori pada graphics card akan menentukan besar bandwidth graphics card. Sedangkan bandwidth graphics card juga berbanding lurus dengan kinerja graphics card, tidak terkecuali pada GPU AMD Llano. Pada GPU AMD Llano, HD 6550D dan HD 6530D, penggunaan memori tipe DDR3 tampaknya menyebabkan ukuran bandwidth graphics card berkurang.

Sejarah dari GPU AMD Llano tampaknya dapat menjelaskan hal ini. GPU AMD Llano merupakan turunan dari chip GPU Redwood yang sebelumnya digunakan pada graphics card add-on. Tipe graphics card add-on yang menggunakan chip GPU Redwood adalah HD 5670, HD 5570, dan HD 5550. Pada HD 5670 dan HD 5570, tipe memori yang digunakan adalah GDDR5 dimana tipe memori ini menyediakan bandwidth dua kali lipat lebih besar dibandingkan tipe memori DDR3 pada kecepatan yang sama. Tampaknya peralihan tipe memori inilah yang menyebabkan kurangnya bandwidth yang tersedia pada GPU AMD Llano.

OVERCLOCKING MEMORY

Pada platform Lynx AMD Llano, melakukan overclocking ringan pada memori sistem tergolong cukup mudah. Pengguna cukup merubah multiplier memori pada menu BIOS motherboard. Pada motherboard tertentu nilai multiplier ini ditampilkan dalam bentuk kecepatan memori agar lebih mudah dimengerti. Perubahan nilai multiplier memori hanya menyebabkan perubahan kecepatan memori. Ini berarti prosesor Anda tidak membutuhkan HSF khusus yang biasanya memiliki harga lebih mahal karena kecepatan prosesor tetap pada kecepatan default.

amd llano memory oc memory setting

Nilai multiplier memori yang dapat dipilih adalah 8, 10.66, 13.33, 16, dan 18.66. Nilai multiplier ini dikalikan dengan nilai HT 100 MHz maka didapatkan kecepatan memori. AMD Llano memiliki nilai multiplier default sebesar 13.33 atau 1333 MHz. AMD Llano mendukung kecepatan memori hingga 1866 MHz. Anda masih bisa mendapatkan kecepatan memori di atas 1866 MHz dengan meng-overclock prosesor AMD Llano Anda (menaikkan nilai HT).

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…

Gaming

August 9, 2026 - 0

Asus Hadirkan Monitor ROG Strix XG259QNSR Ace, Khusus Untuk eSports

ASUS hadirkan monitor ROG Strix XG259QNSR Ace, dengan panel Fast…
August 9, 2026 - 0

Developer PC Berbasis Mac Buat Frame Generation untuk Tingkatkan Gaming

Developer indie membuat aplikasi Frame Generation untuk tingkatkan performa gaming…
August 9, 2026 - 0

AOC Rilis Monitor Gaming Triple-mode 500Hz Dengan Harga Terjangkau

AOC meluncurkan GAMING CQ32G4ZA, monitor gaming triple-mode dengan refresh rate…
August 9, 2026 - 0

Sony Paksa PSSR 2.0 Aktif di PS5 Pro via Update Beta Baru

Sony mengaktifkan fitur PSSR 2.0 secara default di PS5 Pro…