Review Western Digital My Book Studio 2 TB: Windows Bisa, Mac Bisa

Reading time:
August 2, 2011

Para pengguna Windows tentu saja memiliki banyak pilihan dalam membeli hard disk eksternal. Hal itu dikarenakan interface USB yang sudah menjadi standar pada setiap board yang memiliki kompatibilitas dengan Windows, baik itu motherboard yang ditujukan untuk desktop maupun laptop. Lalu bagaimana dengan board yang khusus dibuat untuk sistem operasi selain Windows?

WD My Book Studio

Macintosh merupakan sistem operasi desktop terbesar kedua setelah Windows. Interface eksternal yang dari zaman dahulu sudah menetap adalah Firewire. Oleh karena hard disk eksternal untuk Macintosh tidak sebanyak untuk Windows, Western Digital menawarkan solusi untuk hal tersebut. Salah satunya adalah dengan mengeluarkan Western Digital My Book Studio. Pada kesempatan kali ini, kami kedatangan model dengan desain casing metal dengan warna silver dan memiliki kapasitas 2 TB.

WD My Book Studio Tampak Belakang

Pada bagian belakangnya, terdapat beberapa buah lubang. Dua slot di antaranya adalah slot Firewire 400 dan 800 yang sampai saat ini sudah ditemukan pada sebagian besar desktop dan notebook Macintosh. Sisanya adalah slot mini USB serta slot untuk power. Slot USB tersebut tentu saja dapat dipakai secara universal.

Paket Penjualan

WD My Book Studio Kemasan

WD My Book Studio Kemasan Belakang

Di dalam paket penjualan tersebut terdapat:

WD My Book Studio Kabel USB
Kabel USB.
WD My Book Studio Kabel Kabel FireWire 800
Kabel Firewire 800.
WD My Book Studio Kabel Kabel FireWire 400
Kabel Firewire 400.
WD My Book Studio Adaptor
Adaptor.
WD My Book Studio Male Connector
Male Connector.
WD My Book Studio Documentw
Dokumentasi.
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 6, 2026 - 0

GPU NVIDIA Pascal Dukung Gaming di Windows XP 32-bit Berkat Modder

Modder menghadirkan dukungan untuk GPU NVIDIA Pascal di Windows XP…
October 6, 2026 - 0

SCSkiller Menjadi Solusi Gratis Untuk Atasi Shader Stutter Ketika Gaming

SCSKiller menjadi tool alternatif gratis yang menarik untuk mengurangi shader…
October 6, 2026 - 0

Jerman Punya Tarif Listrik Khusus Gamer Dengan PC High-End

Jerman meluncurkan tarif listrik meinGAMING untuk rumah tangga yang menggunakan…
October 6, 2026 - 0

Capcom Siapkan RE Engine Berbasis AI untuk Percepat Pengembangan Game

Capcom mengembangkan REX untuk membawa AI ke RE Engine dan…