Anak 8 Tahun ini Adalah Pro-Gamer!

Reading time:
September 4, 2011
marvel vs capcom 3 storm vs albert wesker

Berapa banyak dari kita yang berharap untuk menjadi gaming sebagai mata pencaharian yang utama? Pekerjaan yang diambil dari sebuah hobi tentu akan terasa sangat menyenangkan. Apalagi industri game menawarkan begitu banyak kesempatan untuk menjadikannya sebagai salah satu bagian hidup yang menghasilkan uang: dari menjadi tim pengembang, game tester, hingga gamer professional. Terlepas dari semua usaha dan kerja keras yang dapat dicurahkan, kesempatan dan talenta menjadi faktor yang tak kalah penting. Kedua faktor yang dapat membuat anak 8 tahun ini mencapai level yang hanya akan membuat Anda iri.

Pernahkan Anda mendengar event bernama EVO sebelumnya? Acara yang mempertandingkan para petarung game fighting terbaik di dunia ini memang selalu menarik untuk disimak. EVO menjadi kiblat terbaik untuk mempelajari kombo-kombo serangan dan strategi pertarungan yang mematikan. Lewat event EVO lah, nama besar seperti Daigo Umehara terkenal ke seluruh dunia. Namun ada sesuatu yang berbeda di ajang EVO 2011 yang diselenggarakan beberapa bulan yang lalu. Semua mata memandang pada satu sosok kecil yang berhasil mencapai peringkat 48 besar dunia dan mengalahkan banyak orang dewasa berpengalaman dalam prosesnya. Semua orang memperhatikan Noah “The Prodigy” Solis.

Noah “The Prodigy” Solis yang baru berusia 8 tahun pada awalnya dilihat sebagai gamer penghibur semata. Namun siapa yang menyangka, di balik tubuh kecilnya tersebut, terdapat talenta dan skill gaming yang luar biasa. Lewat kompetisi Marvel vs Capcom 3 di EVO 2011, Noah memperlihatkan kekuatannya di mata dunia, termasuk di depan para gamer pro yang lain. Gamer-gamer dewasa harus gugur satu persatu melawan kombinasi hero super besarnya. Timing, refleks, dan serangan yang efektif menjadi elemen utama permainan Noah. Tidak heran jika banyak perusahaan mulai melihat anak yang bahkan belum akil balik ini sebagai masa depan tim gaming mereka.

noah solis noah solis1

Setelah EVO 2011 yang fantastis, Noah mendapatkan banyak tawaran untuk bergabung di tim professional gamer yang diawaki oleh beberapa brand produk tertentu. Dari kesemuanya itu, Travelling Circus lah yang dipilih oleh Noah. Lewat pendekatan melalui ayah dan saudara laki-lakinya, Travelling Circus berhasil merekrut Noah sebagai anggota termuda di tim gamer mereka. Bahkan “The Prodigy” ini mendapatkan line bajunya sendiri. Wow!

Banyak gamer yang tentunya ingin bernasib sama seperti dengan Noah, mendapatkan uang dari setiap kompetisi yang ia ikuti. Namun pencapaian seperti ini sungguh membutuhkan konsistensi dan komitmen untuk terus berlatih. Sayangnya, di Indonesia, gaming masih dipandang sebagai kegiatan yang lebih banyak menghabiskan waktu dibandingkan menghasilkan sesuatu yang positif. Padahal jika diseriusi, kita tentu akan melihat lebih banyak lagi orang seperti Noah di Indonesia. Ayo gamer Indonesia, berjuang!

Source : GameInformer via Joystiq

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 8, 2026 - 0

Nintendo Ubah Desain Switch 2 di Eropa Mulai Musim Panas 2026

Nintendo akan menghadirkan Switch 2 versi baru di Eropa mulai…
July 8, 2026 - 0

Xbox Akui Game Pass Tak Tumbuh Sesuai Harapan

Pimpinan tertinggi Xbox menyebut pertumbuhan layanan Game Pass tidak memenuhi…
July 8, 2026 - 0

Nintendo Diprediksi Jadi Benteng Terakhir Game Fisik di Industri Console

Analis memprediksi Nintendo akan menjadi produsen console terakhir yang mempertahankan…
July 8, 2026 - 0

Sony Buka Peluang Naikkan Harga PlayStation Plus Lagi

Sony mungkin akan menaikkan harga PlayStation Plus lagi di masa…