Intel TXT: Solusi Keamanan Hardware Server Cloud

Reading time:
September 13, 2011

Peralihan data ke lingkungan cloud tidak dapat dielakkan dan sangat penting untuk dilakukan. Itulah fakta yang dipaparkan oleh Intel dalam acara media briefing yang dilaksanakan Senin (12/9). Acara ini dihadiri oleh Nick Knuppfer, Regional Marketing Program Manager Data Center Group Intel APAC, dan Arya Sanjaya, Business Development Manager Intel Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Intel memaparkan sejumlah fakta dan produk yang ditawarkan untuk memperlancar peralihan ke lingkungan cloud, serta solusi keamanan yang berasal dari perangkat hardware.

Nick Knuppfer
Nick Knuppfer, Regional Marketing Program Manager Data Center Group Intel APAC.

Menurut Arya Sanjaya, salah satu alasan pentingnya peralihan data ke lingkungan cloud adalah tingginya tingkat efisiensi yang dapat dicapai oleh perusahaan. Persiapan data center fisik pada umumnya memakan waktu tiga bulan, sedangkan pengguna hanya perlu menunggu sekitar tiga jam untuk menggunakan cloud. Selain itu, jumlah storage yang tidak terpakai atau terbuang dalam data center fisik relatif besar. Melalui cloud, pengguna dapat memakai jumlah storage sesuai kebutuhan mereka saat itu. Namun, satu hal krusial yang masih menjadi penghalang transisi data ke cloud adalah masalah keamanan.

Sebagian besar perusahaan menyediakan solusi keamanan cloud dalam bentuk software, tetapi Nick Knuppfer menekankan bahwa keamanan hardware pun harus diperhatikan. Maka dari itu, Intel menawarkan Intel Trusted Execution Technology (Intel TXT) yang menawarkan keamanan hardware dalam prosesor Intel Xeon. Saat ini, prosesor Intel Xeon digunakan dalam data center yang menyediakan layanan cloud dan Intel TXT menyediakan sebuah fondasi keamanan data yang kokoh.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Intel, 70% CIO perusahaan memprioritaskan tingkat keamanan cloud, apalagi para hacker semakin gencar dan berani menyerang data-data perusahaan dan bahkan pemerintahan. Intel TXT meningkatkan keamanan dalam level prosesor dengan memastikan bahwa tidak ada gangguan yang mengancam keamanan server fisik. Berikut video yang menjelaskan mengenai cara kerja Intel TXT.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…