Review Fist of North Star – Ken’s Rage: Brutalitas yang Menyenangkan!

Reading time:
September 28, 2011

Kesimpulan

Fist of the North Star 92
Setahun terlambat? Translasi yang ditunggu gamer XBOX 360 Asia.

Bagi pemilik Playstation 3 yang notabene region-free, Fist of North Star: Ken’s Rage mungkin merupakan salah satu game lawas yang cukup menarik untuk dimainkan, namun bagi pemilik XBOX 360 yang otomatis region-locked, inilah kesempatan untuk menjajal game ini dengan bahasa dan instruksi yang dapat kita mengerti. Hampir satu tahun terlewat? Bukan masalah untuk sebuah game yang memang menyenangkan.

Mengadopsi sistem Musou memang harus diakui adalah jalan terbaik untuk menggambarkan brutalitas sebuah Hokuto Shinken yang fenomenal. Menghajar semua musuh yang masif dalam sekelabat mata memang harus diakui menghasilkan pengalaman yang menyenangkan, setidaknya cukup membuat Anda merasa heroik. Namun, masalah klasik KOEI akan Ai yang dibuat tak ubahnya sebuah boneka tinju tetap bertahan di game yang satu ini. Mereka tak ubahnya sebuah halangan yang bahkan tak memberikan tantangan yang berarti. Sebuah kelemahan yang seharusnya mulai dipikirkan oleh Koei untuk seri selanjutnya.

Terlepas dari kesederhanaan yang diusung, Fist of North Star: Ken’s Rage merupakan salah satu game yang patut dijajal gamer XBOX 360, apalagi mereka yang sudah lama menunggu translasi versi Asia nya. Melemparkan tinju, bermandikan darah, dan melihat tubuh-tubuh yang hancur cukup membuat adrenalin Anda terpacu. Apalagi dihadirkan berasama fan-service ala Mamiya yang cukup menggoda. Mereka yang jatuh cinta dengan komik dan manga Tinju Bintang Utara sudah pasti akan merasakan atmosfer dan visualisasi yang memuaskan. Worth to play!

Kelebihan

Fist of the North Star 1781
Dua jempol untuk visualisasi yang dihadirkan.
  • Visualisasi yang Epik.
  • Brutalitas yang Menggoda.
  • Dream Mode untuk Alternatif Plot.

Kekurangan

Fist of the North Star 2021
Tak hanya AI musuh, AI teman juga tak banyak membantu.
  • AI yang lemah.
  • Gameplay terlalu Linear.
  • Misi-misi yang terlalu Sederhana.
  • Sistem Karma Points yang Tidak signifikan.
  • Gerakan karakter yang cukup lambat.

Cocok untuk Gamer: Penggemar Tinju bintang utara, pencinta seri Musou, pemilik XBOX 360 yang sudah lama menantikan versi translasi ini

Tidak cocok untuk Gamer: yang tidak tahan melihat darah, membutuhkan tantangan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Bodi ASUS Vivobook S14 OLED Form Factor Clamshell Material Logam…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 10, 2026 - 0

Valve Rilis Driver Sistem Operasi Windows untuk Steam Machine

Valve resmi merilis driver Windows untuk Steam Machine, memungkinkan instalasi…
July 10, 2026 - 0

Sony Tawarkan Diskon Ketika Pengguna Batalkan PlayStation Plus

Sony dikabarkan menawarkan diskon kepada pengguna yang hendak membatalkan PlayStation…
July 10, 2026 - 0

Roblox Update Sistem Pelaporan Supaya Lebih Informatif

Roblox memperbarui sistem pelaporan mereka dengan proses yang lebih sederhana,…
July 9, 2026 - 0

Petisi Menentang Kebijakan Sony Terus Mendapatkan Dukungan Besar

Petisi "Don't Kill the Disc" terus mendapatkan dukungan besar sebagai…